Seleksi Perangkat Desa Rejasari, Camat Langensari Banjar Jadi ’Penitipan Anak’

19/10/2016 0 Comments
Seleksi Perangkat Desa Rejasari, Camat Langensari Banjar Jadi ’Penitipan Anak’

Pelaksanaan tes keahlian pidato calon perangkat Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, di aula Desa Rejasari, Rabu (19/10/2016). Photo : Nanang Supendi.HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Posisi Camat Langensari kini menjadi sorotan masyarakat Desa Rejasari. Hal tersebut dikarenakan mengingat jabatannya sangat strategis dalam memberikan rekomendasi akhir, sehingga sangat berpotensi bermain dalam pengisian perangkat Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.

Menanggapi sorotan tersebut, Camat Langensari, Asno Sutarno, MP., menganggap sorotan masyarakat terhadap dirinya itu hal yang wajar.

“Memang berdasarkan UU mengamanatkan demikian. Bahwa camat itu sebagai pemberi rekomendasi akhir. Jadi, jika saya jadi sorotan, wajar lah,” ungkapnya, disela-sela memantau pelaksanaan tes keahlian pidato, di aula Desa Rejasari, Rabu (19/10/2016).

Dengan jabatannya yang sangat strategis, Asno tak menampik banyak yang menghubunginya. Seperti, menitipkan agar anak atau saudaranya yang sedang mengikuti tes perangkat desa, dapat diloloskan dan dapat diterima.

“Saya cukup mempersilahkan saja anak atau saudaranya itu mengikuti tes sebagaimana mestinya, atau saya pribadi harus menghormati aturan dan siap berperilaku transparan,” tukasnya.

Sama halnya dikatakan Ketua Tim Fasilitasi Kecamatan, Jajat Sudrajat, M.Si., bahwa dirinya banyak menerima titipan, namun tidak dihiraukannya.

Dikatakan Jajat, dirinya tidak ingin menyelewengkan kewenangan sebagai pemberi rekomendasi. “Rekomendasi yang kami berikan nanti sesuai nilai tertinggi peserta atau atas usulan kepala desa,” katanya yang juga selaku Sekmat Langensari.

Dia pun mengakui bahwa agenda pengisian perangkat desa pada masa kini menjadi isu hangat, namun pihaknya siap transparan. Jadi, meski calon pendaftar Kadus Sindanggalih hanya satu orang, untuk dapat diterima itu tak boleh nilai tesnya rendah.

“Masa kalau nilai tesnya rendah, harus kita paksakan terima atau diberikan rekomendasi. Kami serahkan pada pemdes. Jika seorang pendaftar kadus itu yang diusulkan desa, ya tak menutup kemungkinkan direkomendasi oleh kami,” tandas dia. (Nanks/R5/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!