Aksi Damai 212, Massa dari Ciamis yang Berjalan Kaki ke Jakarta Disambut Warga

30/11/2016 0 Comments
Aksi Damai 212, Massa dari Ciamis yang Berjalan Kaki ke Jakarta Disambut Warga

Peserta aksi dari GNPF MUI Kabupaten Ciamis, saat beristirahat di Mesjid Agung Malangbong, Kabupaten Garut Selasa (29/11/2016) petang,  setelah menempuh jalan kaki dari Ciamis dan akan berangkat menuju Jakarta. Foto: Istimewa/Facebook

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Selama di perjalanan dengan berjalan kaki menuju Jakarta, ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, disambut oleh warga yang sudah menunggu kedatangannya. Warga membagikan makanan dan minuman kepada ribuan umat muslim yang telah menempuh perjalanan cukup jauh tersebut.

“Subhanallah, antusias warga sangat luar biasa, massa terus bertambah dan sebagian dari warga ada yang sampai menangis terharu melihat perjuangan kami,” kata Tokoh Ulama Ciamis, KH Ma’sum Ahmad Hasan, saat dihubungi HR Online via telepon selulernya, Rabu (29/11/2016). [Berita Terkait: Aksi Damai 212, Ribuan Massa dari Ciamis Tetap Jalan Kaki Menuju Jakarta]

Ma’sum juga mengatakan setelah di Malangbong banyak warga yang ikut bergabung berangkat ke Jakarta, dirinya pun optimis peserta aksi akan semakin bertambah seiring jauh menempuh perjalanan. “Bahkan, tadi sudah ada konfirmasi dari Bogor akan ikut jalan kaki menuju Jakarta,” ungkapnya.

Sebelumnya, meski Kapolri Jenderal Tito Karnavian, sudah mencabut larangan terkait perusahaan PO Bus dilarang mengangkut peserta aksi unjuk rasa damai dari berbagai daerah menuju Jakarta pada Jum’at 2 Desember mendatang, namun tampaknya tak mengubah niat sebagian para peserta aksi dari Ciamis. Sekitar 1000 massa dari Ciamis memutuskan untuk melanjutkan aksi jalan kaki menuju Jakarta.

Seperti diketahui, pada Jum’at (02/12/2016) mendatang, akan digelar aksi unjuk rasa super damai atau disebut aksi Bela Islam Jilid III 212, di halaman Monas Jakarta. Meski dalam aksi tersebut hanya menggelar sholat jum’at dan doa bersama, namun para peserta aksi tetap akan menyuarakan tuntutan agar aparat hukum segara menahan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

Koordinator Aksi GNPF MUI Kabupaten Ciamis, Ustadz Deden Badrul Zaman, menjelaskan, saat berangkat dari Ciamis, peserta aksi jalan kaki diikuti oleh sekitar 3000 massa lebih. Setelah Kapolri mencabut keputusan sebelumnya terkait perusahaan PO Bus dilarang mengangkut peserta aksi unjuk rasa damai 212 ke Jakarta, pihaknya kemudian memutuskan untuk membagi dua termin pemberangkatan.

“Saat Pak Kapolri mencabut keputusannya, ketika kami sudah di perjalanan, namun belum keluar dari perbatasan Ciamis- Tasik. Kemudian kami menggelar rapat di pesantren Cikole Ciheurbeuti untuk menyikapi keputusan Pak Kapolri tersebut. Setelah menggelar rapat, kemudian diputuskan sekitar 1000 massa untuk melanjutkan jalan kaki ke Jakarta. Sementara sisanya atau sekitar 2000 massa pulang dulu ke Ciamis. Dan nanti pada Kamis (01/12/2016) malam, mereka berangkat lagi ke Jakarta dengan menggunakan Bus,” terangnya. (Tantan/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!