Begini Cara Dinsosnakertrans Ciamis Kurangi Angka Pencari Kerja

Sejumlah warga pedalaman mengikuti pelatihan menjahit di Desa Matang Kuli, Aceh Utara, Provinsi Aceh. Senin (1/12). Pembinaan dan pelatihan menjahit tingkat dasar bagi remaja pedalaman untuk membuka lapangan kerja mandiri melalui Lembaga Pengembangan Bisnis Wanita Mandiri sebagai realisasi program Corporate social responsibility (CSR ) Exxon Mobil di Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/ed/ama/14

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Melonjaknya angka pencari kerja di Kabupaten Ciamis, membuat Dinsosnakertrans Kabupaten Ciamis melakukan upaya untuk meminimalisir angka pencari kerja yang terus meningkat.

“Kami melakukan kerja sama dengan beberapa lembaga pemerintah, perusahaan swasta yang membuka lowongan kerja,” kata Dewi Andriani, Kasi Penempatan dan Produktifitas Tenaga Kerja Dinsosnkertrans Kabupaten Ciamis, Jum’at (25/11/2016).

Selain melakukan kerjasama, lanjut Dewi, pihaknya juga memberikan pelatihan dan keterampilan kepada pencaker, khususnya lulusa SMA se-derajat melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Ciamis. Khusus untuk ketrampilan, Dinsosnakertrans Ciamis memberikan pengetahuan mekanik mesin, instalasi listrik, menjahit, las dan berbagai keterampilan lainnya.

“Ketika mereka sudah memiliki ketrampilan, tentu rasa percaya diri untuk membuat usaha secara mandiri akan tumbuh dan berdampak pada menurunnya angka pencari kerja tiap tahunnya,” tegas Dewi.

Dia pun menghimbau kepada para pencaker agar mengurus kartu kuning supaya kerja mereka terlindungi. Sebab, fungsi kartu kuning merupakan salah satu untuk mendapatkan hak dari perusahaan berdasarkan aturan yang berlaku.

“Jika tidak dapat THR, jaminan sosial, gaji di bawah standar minimal, bahkan PHK, pencaker bisa melakukan tuntutan ke perusahaan dan kita bisa melakukan pendampingan, kalau memiliki kartu kuning. Jika tidak, tentu kita akan kesulitan membantunya,” tandas Dewi. (Heri/R6/Koran HR)

KOMENTAR ANDA