BMPPT Pangandaran Akui Terima Uang dari Pengusaha Toko Modern

23/11/2016 0 Comments
BMPPT Pangandaran Akui Terima Uang dari Pengusaha Toko Modern

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Tatang S Praja, mengakui bahwa pihaknya telah menerima sejumlah uang yang diberikan oleh pengusaha toko modern untuk mengurus pelaksanaan rapat teknis guna memenuhi kebutuhan persyaratan perizinan sebuah toko modern.

“Memang saya akui menerima uang sebesar 5 juta rupiah dari pengusaha toko modern untuk digunakan pembiayaan dalam rapat teknis perizinan. Berita acaranya pun ada,” kata Tatang, kepada HR Online, Selasa (22/11/2016), terkait ditutupnya toko modern di Kecamatan Parigi oleh pihak Satpol PP beberapa waktu lalu. [Baca berita terkait; Satpol PP Pangandaran Tutup Paksa Toko Modern di Parigi].

Tatang menjelaskan, uang yang ia terima sudah digunakan membiayai akomodasi pelaksanaan rapat. Karena dalam rapat teknis tersebut dibutuhkan untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak.

“Jangan berburuk sangka dulu, saya luruskan. Uang yang diberikan oleh pengusaha itu bersifat sukarela dan tidak memaksa. Bahkan secara prosedur rapat teknis itu berdasarkan dari pemohon perizinan. Sehingga kami hanya memfasilitasi saja,” tandas Tatang.

Sementara di tempat terpisah, perwakilan pengusaha toko modern, Nana Yana Diana alias Yana Macan, mengakui bahwa ada empat jaringan mini market yang telah dibangun di wilayah Kabupaten Pangandaran, bahkan beroperasi meski belum kantongi izin. Keempat mini market itu diantaranya berada di wilayah Purwasari, Cikembulan, Batu hiu, dan Babakan.

“Pada prinsipnya kami akan dukung kebijakan pemerintah, dan tidak melarang untuk dilakukan penutupan apabila memang melanggar aturan yang telah ditetapkan,” kata Yana. (Madlani/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!