Guru Sejarah se-Ciamis Bahas Materi Lokal Untuk Siswa

12/11/2016 0 Comments
Guru Sejarah se-Ciamis Bahas Materi Lokal Untuk Siswa

Sejumlah guru sejarah se-Kabupaten Ciamis tengah berdiskusi menyamakan persepsi dalam menyusun sistem pengajaran berbasis sejarah lokal di Situs Astana Gede Kawali. Photo: Heri Hedianto/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Demi meningkatkan kualitas pengajaran berbasis materi sejarah lokal, puluhan guru sejarah se-Kabupaten Ciamis menggelar kunjungan ke Situs Astana Gede Kawali Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/11/2016).

Ketua panitia, Epan Supandi, mengatakan, pembelajaran sejarah kerap dianggap tidak penting dan membosankan. Padahal, materi sejarah sangat penting untuk siswa dalam mengenal warisan budaya suatu bangsa.

“Perlu adanya terobosan baru dan penyegaran materi agar siswa lebih tertarik pada pelajaran sejarah. Makanya kita dorong guru sejarah untuk mengangkat sejarah lokal,” kata Epan yang juga salah satu guru SMKN 1 Rancah kepada HR Online.

Menurutnya, dengan mengumpulkan guru sejarah setelah jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), para guru tersebut bersama-sama menyusun materi sejarah lokal yang diawali dengan berkunjung ke Situs Astana Gede Kawali.

“Ada 21 guru sejarah yang menjadi pendamping kurikulum 2013 (K13) untuk penyamaan persepsi dalam hal ini. Kami berharap nantinya materi yang telah disegarkan lebih diminati siswa dalam belajar sejarah,” ucapnya.

Sementara itu, Gilang Hadiana Suntana, guru sejarah SMK Taruna Bangsa Ciamis, menegaskan penyegaran materi sejarah harus diimbangi dengan sistem pembelajaran yang segar pula. Sebab, metode bercerita dan mendidik siswa dengan hafalan peristiwa, angka sejarah maupun mengenal peninggalan sejarah membuat siswa tidak semangat untuk belajar.

“Sekarang kurikulum 2013, siswa dituntut menganalisa sendiri dan guru hanya mengarahkan serta memberikan gambaran umum saja. Saya yakin dengan inovasi sejarah lokal siswa bisa mendapatkan suasana baru dalam belajar,” jelasnya.

Gilang mengakui bahwa masih banyak siswa maupun guru sejarah yang belum mengetahui sejarah lokal yang ada di Ciamis. Dia berharap nantinya siswa dan guru sejarah bisa lebih memahami dan menghormati perjuangan para pendahulu melalui pembelajaran sejarah lokal. (Heri/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!