Innalillahi! Longsor Melanda Wilayah Situmandala Ciamis

28/11/2016 0 Comments
Innalillahi! Longsor Melanda Wilayah Situmandala Ciamis

Sedikitnya 3,1 hektar tanah milik warga Blok Cipancur, Dusun Bunihilir, Desa Situmandala, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terkena longsor, Minggu malam, (27/11/2016). Photo : Heri Herdianto/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sedikitnya 3,1 hektar tanah milik warga Blok Cipancur, Dusun Bunihilir, Desa Situmandala, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terkena longsor, Minggu malam, (27/11/2016). Warga menduga tingginya curah hujan beberapa hari belakangan ini menjadi penyebabnya.

Riki Rahman, warga Rancah, ketika ditemui HR Online, Senin (28/11/2016), membenarkan musibah bencana longsor yang melanda wilayah tersebut. Menurut dia, sejak Kamis hingga Minggu (24-27/11/2016), wilayah Rancah diguyur hujan deras.  

“Total yang terkena longsor sekitar 3,1 hektar, 1 hektar sawah dan 2,1 lahan kebun warga setempat. Selain itu, satu rumah warga juga ambruk akibat longsor tersebut,” katanya.

 

 

Menurut Riki, kerugian yang dialami warga ditaksir mencapai ratusan juta. Selain satu rumah ambruk, sejumlah rumah warga lainnya juga mengalami kerusakan ringan. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.  

“Sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah, hari ini aparatur desa beserta warga bergotong-royong membantu membersihkan material longsor, khusunya di rumah warga yang mengalami kerusakan,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Situmandala, Dadang Ruskanda, memastikan bahwa musibah longsor yang terjadi Minggu malam itu tidak menelan korban jiwa. Sedangka warga yang rumahnya ambruk sementara ini disungsikan ke rumah tetangga.

Agus, warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengaku panik saat mendengar suara gemuruh. Awalnya dia menduga suara itu berasal dari pohon tumbang di belakang rumah. Tapi setelah dicek, ternyata bunyi itu berasal dari material tanah longsor yang menghantam bagian samping rumah.

“Saya memprediksi longsor bakal terjadi lagi karena tanah di sekitar sini sudah mengalami keretakan. Apalagi, curah hujan masih sangat tinggi. Sementara ini saya masih akan tinggal disini. Tapi kalau nanti hujan lagi, saya terpaksa mengungsi ke rumah saudara,” katanya. (Heri/R4/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!