IPPNU Banjar Gelar Konfercab ke III

16/11/2016 1 Comment
IPPNU Banjar Gelar Konfercab ke III

Para pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Banjar, saat mengikuti Konfercab IPPNU ke III di Aula SMA Al Azhar, Citangkolo. Photo: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Ratusan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Banjar, mengikuti Konferensi Cabang (Konfercab) IPPNU ke III di Aula SMA Al Azhar, Selasa (15/11/2016).

“Konfercab ini menjadi momentum untuk melakukan kebijakan terbaru dalam IPNNU, terutama kita fokus dalam masalah kaderisasi,” kata Tia Sulistiani, Ketua Demisioner IPPNU Kota Banjar, yang juga aktif sebagai mahasiswa IAID Ciamis, kepada Koran HR, saat ditemui usai kegiatan.

Selain itu, IPNNU yang masih terbilang baru tiga kepengurusan itu diharapkan kepemimpinan nanti oleh ketua terpilih bisa lebih fokus pada kaderisasi di semua sekolah yang ada di Kota Banjar.

Tia menyebutkan, saat ini IPPNU baru memiliki Komisariat MA Al Azhar, SMA Al Azhar, SMK NU Langensari, Pesantren Al Amin, SMK NU 2 Banjar, SMK NU Banjar, dan SMK Pasundan. Untuk PAC IPPNU di kecamatan yang ada Banjar juga sudah terbentuk semua.

Dalam pemilihan yang diikuti oleh peserta yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah tingkatan SMA sederajat itu akhirnya secara aklamasi terpilih ketua baru IPPNU yang bernama Siti Nurjanah, salah satu mahasiswa STAIMA Kota Banjar.

“Amanat menjadi Ketua IPPNU Kota Banjar kali ini akan kami fokuskan untuk kaderisasi di seluruh sekolah yang ada di Banjar. Selain itu, kami juga nantinya akan memprogramkan gerakan anti narkoba, pemberdayaan pelajar puteri bidang kewirausahaan dan terus mengajak pelajar agar tidak terjebak paham-paham radikal,” tegas Siti Nurjanah.

Di tempat yang sama, Pengurus Pusat IPNU, Mochammad Wahab Hasbulloh, menambahkan, pada tahun 2016 ini, IPPNU menjadi salah satu organisasi kepemudaan (OKP) terbaik tingkat nasional yang diberikan oleh Kemenpora, setelah mengalahkan kompetitornya Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesaia (PMKRI) yang menjadi juara II dan Ikatan Pelajar Muhammadiya(IPM) sebagai juara III.

“Semangat mendapatkan kepercayaan di tingkat nasional dari Kemenpora tentu perlu menjadi pijakan agara IPPNU menjadi lebih baik lagi, terutama di daerah. Khusus di Kota Banjar, kami melihat perkembangannya cukup signifikan. Namun, kami berharap agar terus dipacu supaya bisa mempertahankan organisasi pelajar ini,” tandas Wahab. (Muhafid/Koran HR)

About author

Related articles

1 Comment

  1. Ryska tyo November 16, at 08:51

    Terlalu banyak bendera ikatan muslim, terlalu banyak bendera organisasi muslim, terlalu banyak bendera partai muslim , padahalmah satu aja benderanya,,,, ah dasar karena keegoisan kepentingan diri dalam usaha sukses berkarir, bercerai beh dalam berbagai bendera ikatan, organisasi dan partai ,,, padahal muslim semuanya, jadinya terkotak kotak dan tersekat oleh ragam kepentingan masing masing ,,, jujur, kurang barsatu muslim ituh karena banyak bendera !! Sangkaan masyarakat awam pun, menilainya jadi miring, seolah satu organisasi dan partai muslim itu saling sikut , saling jatuhkan pake dalilnya masing masing, padahalmah bersatu pada satu bendera muslim !! ingat, perbedaan itu belum tentu rahmat, karena gara gara beda ormas, gara gara beda bendera akhirnya pada saling nyikut dan jatuhkan, ya kan !! Hapus semua ormas, hapus semua ikatan muslim, leburkan jadi satu bendera sahaja !! Menurut saya, itu lebih baik !! Ya menurut saya #BOS

    Reply

Leave a Reply