Ketua DPRD Pangandaran Persoalkan Lokasi SPBU

27/11/2016 0 Comments
Ketua DPRD Pangandaran Persoalkan Lokasi SPBU

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Iwan M Ridwan, mempersoalkan pemberian ijin yang dilakukan pemerintah daerah terhadap lokasi pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Raya Wonoharjo. Pasalnya, lokasi tersebut berdekatan dengan lokasi pembangunan gedung farmasi RSUD Pangandaran.   

“Kami juga menyesalkan, kenapa dulu pemilik HGB PT Pancajaya Makmur Bersama (PMB) saat ekspose menyatakan tidak berdekatan dengan Gedung RSUD. Nyatanya setelah keluar ijin, ternyata posisinya berendengan dengan lokasi gedung farmasi,” kata Iwan.

Iwan menegaskan bahwa Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) terlalu gampang memberikan ijin peruntukan SPBU. Padahal, lokasinya sangat berdekatan dengan lokasi fasilitas layanan kesehatan publik.

“Karena lokasinya terlalu dekat, ini membahayakan. Disitu nantinya ada bahan-bahan yang mudah meledak,” kata Iwan.

Diakui Iwan, iklim investasi di Pangandaran memang harus ditingkatkan. Namun dia berharap upaya itu tidak mengesampingkan masalah keselamatan masyarakat umum. Bila hal itu terjadi, kerugian yang ditimbulkan akan lebih besar.

“Siapa yang nanti disalahkan. Tentunya pemilik HGB PT PMB harus bertanggungjawab, termasuk pemerintah dalam hal ini BPPTPM sebagai pemberi ijin juga harus bertanggungjawab. Jika sudah begini, kan menyulitkan semua pihak. Mau ditutup, kasihan pemilik modal. Dibiarkan juga bisa membahayakan. Ini dilematis,” kata Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menilai, penyalahgunaan ijin seperti itu justru akan menjadi preseden buruk bagi iklim usaha di Kabupaten Pangandaran. Bila pemerintah daerah terlalu mudah memberikan ijin, apalagi di lokasi yang bermasalah, maka pengusaha lain akan melakukan hal yang serupa. (Mad/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!