Mahasiswa Perlu Ditopang Organisasi, PMII Banjar Gelar Mapaba

02/11/2016 0 Comments
Mahasiswa Perlu Ditopang Organisasi,  PMII Banjar Gelar Mapaba

Mapaba PMII Kota Banjar yang digelar PMII Rayon Tarbiyah dan Syari’ah STAIMA Kota Banjar di Ponpes Miftahul Huda Al Azhar Komplek Jabal Rohmah di Dusun Margaluyu, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Puluhan calon anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjar, mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Komplek Jabal Rohman yang terletak di Dusun Margaluyu, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, selama 3 hari sejak Senin (31/10/2016) hingga Rabu (02/11/2016).

Ketua panitia, Ahmad Rozak Robani, mengatakan, Mapaba merupakan agenda wajib yang dilakukan oleh setiap kepengurusan di PMII dari berbagai tingkatan, baik dari tingkatan rayon, komisariat, maupun cabang. Pasalnya, keberlangsungan sebuah organisasi ditopang dengan input kaderisasi maupun anggota.

“Alhamdulillah, sekarang ada 60 peserta yang ikut Mapaba dari kampus STAIMA Kota Banjar. Selama tiga hari peserta digembleng dengan materi PMII guna memantapkan lagi peserta dalam berorganisasi,” katanya, kepada Koran HR, Senin (31/10/2016).

Di tempat yang sama, Sekretaris PMII Kota Banjar, Ifan Fauzi, menambahkan, kegiatan penerimaan anggota PMII tidak hanya dilakukan 1 kali dalam setahun. Namun bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi serta tempatnya.

“Karena sekarang yang siap dari kampus STAIMA Kota Banjar, maka kita selenggarakan khusus STAIMA. Kedepannya, kampus-kampus lain yang ada di Banjar juga akan kita rekrut untuk masuk ke PMII,” jelasnya.

Menurut Ifan, mahasiswa yang jelas-jelas harus mengamalkan Tri Dharma Perguran Tinggi perlu ditopang dan dilatih dalam sebuah organisasi. Pasalnya, tanggung jawab mahasiswa bukan hanya sebagai kaum akademik semata, namun ada tanggung jawab sosial yang diembannya.

Maka wajar bila mahasiswa melakukan kegiatan-kegiatan sosial maupun menyoroti persoalan sosial yang tengah terjadi. Sebab, peran mahasiswa sangat membantu dalam upaya membangun daerah. (Muhafid/R6/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!