Management Koperasi di Banjar Perlu Ditingkatkan Lebih Modern

09/11/2016 3 Comments
Management Koperasi di Banjar Perlu Ditingkatkan Lebih Modern

Para peserta tengah mengikuti pelatihan perkoperasian yang digelar Dekopinda Kota Banjar, bekerjasama dengan Pemkot Banjar dan Dekopinwil Provinsi Jawa Barat. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Untuk meningkatkan management koperasi yang lebih modern, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Banjar, bekerjasama dengan Pemkot Banjar dan Dekopinwil Provinsi Jawa Barat, menggelar pelatihan perkoperasian di gedung Sari Anggrek, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, Senin (07/11/2016).

Pelatihan yang diikuti 50 peserta, dengan menghadirkan narasumber dari Institut Teknologi Bandung (ITB) itu juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah koperasi yang selama ini tidak aktif.

Hal itu dikatakan Kasi. Kelembagaan Koperasi Dinas Perindusterian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Banjar, Yadi Suryadi Praja, S.Sos., M.Ap., kepada Koran HR, saat ditemui usai kegiatan.

“Dari tahun 2014 hingga 2015, Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Perindagkop telah mencabut Badan Hukum Koperasi sebanyak 40 koperasi. Pemerintah Kota Banjar difokuskan mengaktifkan kembali koperasi yang tidak aktif, dan yang tidak aktif sama sekali akan dicabut badan hukumnya. Ini sesuai dengan tupoksi dan RPJM dari Bidang Koperasi Disperindagkop,” terangnya.

Lanjut Yadi, adapun penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini adalah sebagai bentuk ikatan koordinasi antara Pemerintah Kota Banjar, Disperindagkop, Dekopinda Kota Banjar, serta Dekopinwil Provinsi Jawa Barat.

Selain dimaksudkan untuk meningkatkan koperasi yang modern, juga diharapkan mampu mencari generasi muda untuk bisa hidup berkoperasi. Karena, koperasi selama ini diidentikan dengan orang tua.

“Hasil dari kegiatan tersebut, dari Kota Banjar terpilih  10 koperasi oleh Dekopinwil Provinsi Jawa Barat, untuk menjadi koperasi dengan managerial terbaik. 10 koperasi tersebut nantinya mendapat pelatihan dari Dekopinwil di Bandung,” kata Yadi. (Hermanto/Koran-HR)

About author

Related articles

3 Comments

  1. Ryska Tyo November 09, at 09:03

    Hukum dasar dagang uang itu apa sih ?? Apakah masuk riba atau tidak ?! Jika seandainya masuk kategori riba, kenapa pemerintah Kota Banjar mendukungnya , padahal ini menyangkut tata nilai agama ?! Jangan salahkan rentenir batak saja, salahkan pula koperasi dan Bank Bank berkategori Bank Umum karena berkegiatan sama, dagang uang !! Ya kan ?! Atau ada banyak pemasukan dengan adanya pendukungan badan pendagang uang ,, ?? Sangkaannya jadi kesitu lo pak !!Kalo boleh milih, sebaiknya kota banjar direformasi total PNS nya, nah yang menggantikannya adalah orang orang yang mengerti agama, keluaran pesantren lebih baik, serius ini teh pak bu ?! Demi kebaikan bersama, kenapa ?? Negara baik, karena pengelolanya baik, apa patokannya, orangnya berlata berpendidikan agama , ya ini sekedar usul, bagusnya sih direformasi total dan berjangka waktu, seperti 5 tahun sekali, layaknya pemilihan para legislator, kenapa ?? Biar tidak bercokol terus pada otak atik berorientasi dana anggaran negara ke saku pribadi!!

    Reply
  2. Ryska Tyo November 09, at 09:39

    Apakah ada yang berani menjadi Tokoh Reformis Kota Banjar !! Majulah kedepan, kota Banjar membutuhkanmu !! Biar Kekuasaan Dinasti tiada, biar Satu keluarga Bukan PNS dua duanya, kan jadi lowongan kerja buat yang lain ?!hehe , Ya kan ?! Dan Biar kota banjar tidak berpoitik OrgLine, politik berbasis organisasi , jika demikian, yang disebut partai besar akan terus bercokol pada kekuasaan kota banjar karena berSub organisasi terbanyak ?! Lenyepan ku kabehan karehed !! Meh partai besar teu bercokol aja pada kekuasaan, Bosan tau ?! Pada udah tua lagi !!Siapakah yang mau menjadi tokoh #reformasi kota banjar ?? Saya Dukung Dengan Hat Nurani dan Simpati !!Ayo maju Tokoh #Reformis Kota Banjar !!

    Reply
  3. Ryska Tyo November 09, at 10:07

    Info : #pendapatan Bos Pemilik dan Pengelola Wallet Fishing kalah sama pendapatan para penerima bantuan karena pendapatannya dari banyak cabang bantuan !! Ciyus Tau , kasihan capeknya Jadi bos !!

    Reply

Leave a Reply