Proyek Trotoar Lamban, Warga Banjar Minta Kontraktor Segera Selesaikan Pekerjaan

26/11/2016 0 Comments
Proyek Trotoar Lamban,  Warga Banjar Minta Kontraktor Segera Selesaikan Pekerjaan

Timbunan material dari pengerjaan trotoar tampak menutupi badan jalan dan menghalangi akses ke lokasi rumah yang berada di sekitarnya. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah warga menilai, pengerjaan proyek trotoar di Jalan Pahlawan, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, lamban. Salah satu yang disoroti adalah timbunan material yang menutupi badan jalan dan menghalangi akses ke lokasi rumah yang berada di sekitar jalan. Untuk itu, warga pun mendesak kepada pihak pelaksana agar segera menuntaskan pekerjaannya.

Pantauan Koran HR di lokasi, Selasa (22/11/2016) lalu, material berupa galian tanah, batu dan gorong-gorong berserakan tak karuan, membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintasinya.

“Meski sedang dikerjakan, tapi para pekerjanya sangat sedikit jadi progresnya lamban, sehingga mengganggu perekonomian masyarakat setiap hari. Jalan ini kan termasuk kawasan bisnis. Kasihan warga terlalu lama terganggu aktivitas perekonomiannya. Untuk itu saya minta pada CV yang bersangkutan segera diselesaikan sesuai progres pekerjaannya,” kata Eman Sulaiman, S.IP., salah satu warga sekitar yang juga Ketua Forum Peduli Masyarakat Muktisari (FPM).

Menurutnya, proyek ini terkesan dibiarkan lamban oleh kontraktor. Walaupun batas waktu pengerjaannya per 15 Desember 2016, namun setidaknya dilakukan upaya percepatan dengan memperhatikan kualitas hasilnya.

“Coba lihat material yang ada berserakan mengganggu, terutama depan rumah warga sekitar terdampak. Selain itu, pekerjanya sedikit. Diingatkan saat di lapanganpun, orang yang ditugaskan menunggu di lokasi proyek seakan menghiraukannya,” tutur Eman.

Warga berharap kepada OPD teknis, dalam hal ini Bidang Cipta Karya DCKTLH Kota Banjar, untuk segera melakukan sidak ke lokasi proyek, sekaligus mengingatkan pihak ketiga.

Senada dikatakan warga sekitar lainnya, Godeg, yang juga pedagang mie ayam yang mangkal di jalan tersebut. Dirinya mendesak agar proyek trotoar ini segera dituntaskan karena berdampak terhadap aktifitas masyarakat banyak.

“Ya jika terlalu lama, memang yang dirasakan kami aktifitas perekonomian sedikitnya terganggu. Jadi tolong diperhatikan oleh pelaksana proyek, dan dinas terkait harus segera diselesaikan,” harap Godeg.

Sementara itu, Kabid. Cipta Karya DCKTLH, David Abdillah, saat dikonfirmasi Koran HR via telepon selulernya, mengakui perihal kondisi yang terjadi dalam proyek tersebut. “Tentu kami akan cepat mengambil sikap terjun ke lapangan mencari solusi dan mengingatkan penyedia jasa. Hari Kamis besok (24/11/2016-red), rencana rapat dengan penyedianya,” kata David.

Menurutnya, jika melihat batas akhir proyek sebagaimana kontraktualnya memang sampai bulan Desember. Namun, dia pun mengakui progres pekerjaan itu tersendat. Berdasarkan informasi di lapangan, sementara ini persoalannya dengan warga terkait lahan.

“Memang persoalan itu masih berlanjut, seiring saat sosialisasi proyek hingga pelaksanaan pekerjaan terkendala. Mudah-mudahan segera ada solusi dan proyek trotoar cepat tuntas dikerjakan dengan hasil yang baik pula,” pungkasnya. (Nanks/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!