Saban Hari Satpol PP Ciamis Tangkap Pelanggar K3

29/11/2016 0 Comments
Saban Hari Satpol PP Ciamis Tangkap Pelanggar K3

Penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP Ciamis terhadap pelanggar K3 di seputaran Kota Ciamis, beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis gencar melakukan razia terhadap pelanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 10 tahun 2012 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

Kepala Satpol PP Ciamis, Zaenal, ketika ditemui Koran HR, pekan lalu, mengatakan, sebagai penegak Perda, pihaknya harus melakukan tindakan tegas kepada pelanggar Perda K3.

“Tidak hanya gepeng dan anak punk saja yang kami amankan, tetapi para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area terlarang,” katanya.

Zenal mengungkapkan, taman alun-alun Ciamis dan taman Lokasana kerap dijadikan tempat mangkal oleh anak jalanan atau anak punk. Untuk itu, setiap hari Satpol PP menggelar Patroli mengamankan anak jalanan dan  anak punk.

“Bukan kami melarang keberadaan anak punk, tapi apabila keberadaan mereka malah meresahkan, seperti mengamen di tempat umum, jelas kami tindak, terlebih mereka selalu melanggar K3,” tandasnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Dedi Iwa Saputra, mengatakan, hampir setiap hari Satpol PP mengamankan para pelanggar K3, terutama anak punk yang kerap berada di alun-alun Ciamis.

“Sebelum melakukan razia atau penangkapan gepeng dan anak punk. Sebelumnya kami melakukan patroli terlebih dahulu. Apabila hasil selama dua hari gepeng dan anak punk masih berada di taman alun-alun, maka anggota kami langsung melakukan penangkapan,” jelasnya.

Menurut Dedi, gepeng dan anak punk yang terjaring razia langsung diangkut dan dibawa ke Kantor Satpol PP untuk didata. Dari pendataan itu, pihaknya mengetahui mana saja gepeng yang mengkal di Ciamis dan mana anak jalanan yang hanya singgah.

“Setelah identitas mereka didata, gepeng dan anak punk selanjutnya diberi pembinaan. Setelah itu diserahkan ke Dinas Sosial untuk ditindaklanjuti,” katanya. (es/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!