Samsudin; Desa Jajawar Banjar Bisa Menjadi Desa Bermartabat dan Mandiri

15/11/2016 2 Comments
Samsudin; Desa Jajawar Banjar Bisa Menjadi Desa Bermartabat dan Mandiri

Kepala Desa Jajawar, Samsudin, S.Pd.I. 

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Guna meningkatkan tupoksi Desa Jajawar untuk lebih maju dan berkualitas, serta menjalin kekompakan dalam melaksanakan tugas di bidangnya masing-masing, Pemerintah Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, terus berupaya meningkatkan kapasitas jajaran perangkat desa, BPD serta lembaga desa.

Kepala Desa Jajawar, Samsudin, S.Pd.I., mengatakan, bahwa pemerintah desa pun menekankan, kalau ingin Desa Jajawar maju dan mandiri, tentu harus baik manajemennya dan cara mengelola bidang keuangan.

“Insya Alloh, Pemerintah Desa Jajawar bisa menjadi desa yang bermartabat dan mandiri, atau dengan kata lain one village one product. Program seperti ini untuk Pemerintah Desa Jajawar sudah dilaksanakan dan sudah berjalan secara kontinyu,” terang Samsudin, saat ditemui Koran HR, usai dirinya menerima kunjungan jajaran Pemerintah Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, yang melakukan studi banding ke Desa Jajawar, Selasa (08/11/2016) lalu.

Lebih lanjut Samsudin mengatakan, dengan segala kemampuan dan melalui pelatihan-pelatihan, kedepan kemampuan perangkat Desa Jajawar akan semakin meningkat. Karena, seberat apapun tugas serta program, namun bila ada kekompakan maka tugas dan program akan berjalan lancar dan lebih ringan, serta evisien dalam pelaksanaannya.

Karena, hikmah dari pelatihan akan menambah wawasan serta ilmu, sehingga pihaknya mampu menterjemahkan sekaligus mengaplikasikan Peraturan Desa secara maksimal dan bertanggungjawab.

Upaya tersebut membuahkan kepercayaan publik dan simpati dari desa-desa lain untuk datang dalam rangka studi banding. Itu berarti Pemerintah Desa Jajawar ada nilai plusnya buat desa lain.

“Mereka mau jauh-jauh datang ke Desa Jajawar untuk melaksanakan studi banding yang di dalamnya membahas masalah mengelola manajemen yang baik dan tertib, serta cara pengelolaan keuangan yang baik dan transparan,” pungkas Samsudin. (AM/Koran HR)

About author

Related articles

2 Comments

  1. fathurrahman November 15, at 08:47

    Ayo membangun dengan kenyataan ,kalo cuma wacana saja kapan jalannya tempat lain selangkah lebih cepat bergerak

    Reply
  2. Ryska Tyo November 15, at 11:04

    Siapa yang suka berwacana saja !! Yang mesti dikritik bukanlah rakyat, tapi para pangelola negeri , karena merekamah disantuni gajih negeri, bukankah demikian, begitupun dengan para politikus,, apalagi merekamah, mesti dikritik lebih , karena mereka ahli pencitra diri terlatih dan mendapatkan tempat yang secara #politis teruntungkan segalanya !!

    Reply

Leave a Reply