Soal Sampah di Alun-alun Langensari Pasca HKN, Ini Kata Dinkes Banjar

24/11/2016 0 Comments
Soal Sampah di Alun-alun Langensari Pasca HKN, Ini Kata Dinkes Banjar

Sampah sisa acara jalan santai dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-52 tahun 2016 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Banjar di Alun-alun Langensari, Sabtu (19/11/2016). Photo diambil Senin (21/11/2016). Photo : Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terkait sampah yang berserakan di Alun-alun Langensari, pasca digelarnya kegiatan jalan santai dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 tahun 2016 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar, Sabtu (19/11/2016), Kasie. Promkes, Agus Mulyana, yang juga penanggung jawab kegiatan, membantah kalau pihaknya dianggap tak melakukan koordinasi perihal kebersihan dengan pihak terkait, yang menyebabkan sampah berserakan selama dua hari, Sabtu-Senin (19-21/11/2016).

“Itu hanya miskomunikasi saja. Sebenarnya kami dari awal telah melalui prosedur semestinya, seperti perizinan. Begitupun koordinasi pada muspika wilayah setempat, mulai desa dan Kecamatan Langensari, sampai aparat keamanan Koramil dan Polsek Langensari. Tak terkecuali dengan petugas kebersihan Alun-alun Langensari,” terangnya, kepada Koran HR, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (22/11/2016).

Namun Agus juga mengakui, bahwa kooordinasi kepada Bidang Kebersihan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DCKTLH) Kota Banjar, memang tak dilakukannya dikarenakan sudah terbiasa langsung dengan petugas kebersihan setempat.

“Saat waktu hari kegiatan itu, 3 orang petugas kebersihan Alun-alun Langensari sudah menghampiri kami sebagai panitia. Tapi oleh saya disuruh menemui kembali setelah selesai acara, dan nyatanya tidak ada. Jadi sekali lagi itu hanya miskomunikasi saja,” tandasnya.

Menurut Agus, dalam hal ini tidak ada yang salah, baik pihaknya maupun petugas kebersihan sendiri. Meski baru hari ini (Selasa-22/11/2016-red) pihaknya akan menemui petugas kebersihan, tapi seharusnya itu sudah menjadi tupoksi petugas kebersihan. Begitu sampah banyak maka harus segera dibersihkan.

“Kejadian ini tentunya perlu kami selesaikan sebaik-baiknya. Maka hari Selasa ini sekaligus berkumpul antara panitia, pemerintah desa dan Pemerintah Kecamatan Langensari, termasuk tiga orang petugas kebersihan Alun-alun Langensari, bertempat di kantor kecamatan,” tutur Agus.

Pantauan Koran HR di kawasan Alun-alun Langensari, Selasa (22/11/2016), sampah yang sebelumnya berserakan tampak sudah dibersihan oleh petugas. Sebelumnya, kondisi tersebut selain dikeluhkan warga juga, salah satunya dikeluhkan oleh petugas kebersihan, Epul.

Menurut Epul, masih berserakannya sampah dalam dua hari di Alun-alun ini dikarenakan kurangnya koordinasi dari panitia dengan pihaknya. “Bukannya tak mau membersihkan, tapi ini tak ada koordinasi. Makanya kami sengaja sampah dibiarkan berserakan akibat kegiatan jalan santai itu. Jadinya ya saya fokus bersihkan yang rutin sesuai tanggung jawab saja,” tukasnya.

Epul menduga, selain pihak panitia tak melakukan koordinasi padanya, juga kepada Bidang Kebersihan DCKTLH dan Pemerintah Kecamatan Langensari. Sebab, jika sudah ada koordinasi, tentu dirinya akan mendapat perintah langsung dari intansi tersebut.

Sementara itu, Camat Langensari, Asno Sutarno, mengaku pihaknya pun tidak mendapat koordinasi dari pihak panitia jalan sehat, terkait kebersihannya. Padahal seharusnya masalah kebersihan perlu diperhatikan oleh pihak panitia kegiatan.

“Mungkin panitia langsung koordinasi dengan petugas kebersihan. Tapi saya pikir lagi, memang kayanya tidak ada itu. Kalau ada, ya pasti hari Sabtu sore juga sudah dibersihkan petugas,” ucapnya.

Sama halnya dikatakan Kasie. Sarana dan Prasana Bidang Kebersihan DCKTLH Kota Banjar, Dyah Sita Asri, didampingi Kasie. Pertamanan, Suparyono, yang juga mengaku kalau pihaknya tidak mendapatkan koordinasi dari panitia jalan sehat, terkait kebersihannya.

“Mungkin itu koordinasinya dengan pihak Desa Langensari, sekaligus dengan izinnya. Terlebih Desa Langensari selaku pemilik aset tanah Alun-alun Langensari,” kata Dyah.

Meski demikian, tetap saja pihak manapun yang akan menyelenggarakan kegiatan di lokasi tersebut memungkinkan timbul sampah, sehingga harus koordinasi dengan pihak dinasnya. (Nanks/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!