Tahun 2017 Pangandaran Defisit Rp. 101 Milyar

22/11/2016 0 Comments
Tahun 2017 Pangandaran Defisit Rp. 101 Milyar

Pimpinan DPRD dan Bupati serta Wakil Bupati Pangandaran saat Rapat Patipurna. Photo: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, menyebutkan bahwa berdasarkan pembahasan estimasi pendapatan daerah tahun 2017 mencapai sebesar Rp. 1.113 milyar, sedangkan belanja daerah sebesar Rp. 1.214 milyar.

Maka, kata Jeje, ada defisit anggaran sebesar Rp. 101 milyar. Penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 101 milyar berasal dari perkiraan sementara silpa tahun 2016. Dan pengeluaran pembiayaan tahun 2017 diestimasikan nol rupiah.

“Mudah-mudahan, kegiatan yang belum terakomodir bisa dialokasikan di perubahan 2017. Usul, saran dan pendapat badan anggaran, komisi-komisi DPRD akan menjadi bahan pertimbangan dalam melaksanakan tugas dan kewajiban,” kata Jeje, usai Rapat Paripurna, Senin (14/11/2016) lalu.

Jeje mengatakan, isu strategis dan prioritas pembangunan yang dia sampaikan dalam rencana kerja pembangunan tahun 2017, meliputi; Pertama, meningkatkan kualitas dan kesempatan pendidikan.

Diantaranya melalui program Pendidikan Pangandaran Hebat atau Pendidikan Gratis 12 Tahun, pendidikan karakter melalui ajengan masuk sekolah (AMS), Pangandaran mengaji, Pengembangan Seni dan Budaya, Kepramukaan, Pemberian Insentif Kepada Guru dan Tenaga Kependidikan Non PNS.

Kedua, meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Diantaranya melalui Program Pelayanan Kesehatan Dasar Gratis, Pembangunan Puskesmas Standar Hotel Berbintang Tiga, Pembangunan Rumah Sakit, Peningkatan Tunjangan Untuk Tenaga Kesehatan PNS dan Non PNS.

Ketiga, meningkatkan ketersediaan dan kualitas Infrastruktur. Diantaranya melaui Program Pemeliharaan dan Peningkatan Irigasi, Revitalisasi Drainase, Penataan Kawasan Permukiman, Pembangunan dan Peningkatan Jalan Serta Jembatan. Keempat, pengembangan destinasi wisata melalui Program Pembangunan Ruang Terbuka Hijau dan Relokasi PKL.

Sementara itu, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pangandaran, Iwan M Ridwan, mengatakan, skala prioritas kebijakan umum APBD KUAPPAS tahun 2017 disesuaikan dengan kondisi saat ini dan sesuai dengan isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.

Pihaknya menyepakati penyempurnaan dan perbaikan ringkasan proyeksi APBD tahun anggaran 2017. Meliputi, pendapatan daerah yang semula sebesar Rp. 758.383.978.860,- bertambah menjadi sebesar Rp. 355.581.335.643. Jumlah total setelah pembahasan menjadi Rp. 1.113.965.314.503,-.

Sedangkan untuk belanja, kata Iwan, semula Rp. 981.217.547.871,- bertambah menjadi Rp. 233.747.766.632,- jumlah setelah pembahasan Rp. 1.214.965.314.503,- sehingga defisit Rp. 101 milyar.

“Kita menyepakati bersama antara pimpinan DPRD dengan Bupati Pangandaran penetapan KUA PPAS tahun 2017 harus disesuaikan visi dan misi serta RPJMD. Skala prioritas sinergis dengan program pusat, provinsi dan daerah serta isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat,” katanya. (Mad/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!