Tanggul Sungai Retak, Warga di Padaherang Pangandaran Ini Was-was

29/11/2016 0 Comments
Tanggul Sungai Retak, Warga di Padaherang Pangandaran Ini Was-was

Tanggul Sungai Citanduy Dusun Sukajadi, Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, mengalami retak dan warga setempat khawatir jebol. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Warga Dusun Sukajadi, Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, saat ini dihantui rasa was-was. Pasalnya, tanggul Sungai Citanduy di wilayah itu belum lama ini mengalami keretakan.

Beni, warga setempet, ketika ditemui Koran HR, Selasa (22/11/2016), mengatakan, tingginya curah hujan belakangan ini mengakibatkan debit air Sungai Citanduy meningkat hingga nyaris setara dengan ketinggian tanggul.

“Saat ini warga resah lantaran khawatir bila tanggul Sungai Citanduy jebol. Apalagi, tanggul sungai kini mengalami keretakan. Bila tidak segera ditangani, pasti banjir dahsyat akan terjadi,” katanya.

Menghadapi kondisi itu, Beni menuturkan, warga Sukajadi berupaya mencegah tanggul jebol dengan cara menyiapkan karung berisi tanah di lokasi. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi bila debir air di hulu sungai terus meningkat dan menyebabkan banjir.

“Jika di hulu sungai hujan terus mengguyur, volume debit air pasti kembali bertambah. Untuk itu warga waspada menginggat keretakan tanggul Sungai Citanduy membentang hingga ratusan meter,” kata Beni.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena, mengau sudah mendengar kabar perihal tanggul Sungai Citanduy di wilayah Sukanegara yang mengalami keretakan.

Nana menuturkan, pihaknya sudah menerjunkan sejumlah petugas untuk mengecek kondisi ternyar di lokasi tanggul. Setelah petugas mendapat informasi soal kondisi tanggul, pihaknya akan menggelar rapat perencanaan untuk penanganan dini.

Dia mengira, keretakan tanggul Sungai Citanduy disebabkan karena tingginya debit air, sehingga tanah tanggul tergerus. “Debit air sungai meningkat 5 kali lipat. Hal itu akibat cuaca buruk yang terjadi dimana-mana. Terlebih lagi di hulu Sungai Citanduy, terus diguyur hujan. Akibatnya debit air bertambah besar,” katanya. (Ntang/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!