Waduh, Pemkot Banjar Belum Miliki Data Akurat Luasan RTH

22/11/2016 0 Comments
Waduh, Pemkot Banjar Belum Miliki Data Akurat Luasan RTH

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Kota Banjar saat ini sedang gencar melakukan penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagaimana komitmennya. Namun demikian, hingga kini ditenggarai belum memiliki data akurat terkait luasannya, sebab baru akan melakukan updeting data.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjar, Ade Setiana, melalui Kasi. Tata Ruang Bidang Fisik Bappeda Kota Banjar, Herdi, saat dikonfirmasi Koran HR, Senin (14/11/2016) lalu, mengatakan, meski pihaknya sebagai intitusi perencanaan pembangunan, namun belum memiliki data akurat luasan RTH di Kota Banjar.

“Saat ini kami belum memiliki data akurat luasan RTH di Kota Banjar, dan itu memang perlu dihitung kembali. Hingga kini juga kami belum menerima laporan dari OPD terkait. Karena yang lebih tahu hal itu adalah Bidang Tata Ruang DCKTLH. Katanya sih baru akan dilakukan pendataan kembali atau updeting di tahun 2017,” kata Herdi.

Meski belum memegang data akurat, namun pihaknya optimis Kota Banjar mampu merealisasikan RTH 30 persen dari luas wilayahnya pada tahun 2033 mendatang, sebagaimana yang dicanangkan.

Sedangkan, mengenai perencanaan penataan RTH yang sudah berjalan, Bappeda hanya merencanakan secara globalnya saja, yakni hanya memberikan petunjuk lokasi atau lahan yang bisa dijadikan RTH kepada OPD teknis. Maka OPD tersebutlah yang melakukan perencanaan secara teknisnya, dalam hal ini Bidang Cipta Karya DCKTLH.

“Bila ada dugaan proyek pembangunan RTH tidak matang, lebih jelasnya ya pada OPD yang membuat perencanaan teknisnya itu,” tukas Herdi.

Sementara itu, Kasi. Perencanaan Pembangunan Transportasi dan Pengembangan Sumber Daya Air Bidang Fisik Bapeda, Husen Husaini, menambahkan, untuk saat ini memang pihaknya tidak memiliki data akurat luasan RTH.

“Khusus pendataan RTH itu ditangani Bidang Tata Ruang dan Bidang Pertamanan DCKTLH. Mungkin mereka sedang melakukan pendataan kembali. Hal itu penting dilakukan agar inventarisirnya jelas dan Pemkot Banjar memiliki data lengkap,” katanya.

Namun, hal itu pun perlu adanya penyesuaian Perda RTH. Pihaknya sendiri tidak tahu sudah sejauh mana Bidang Tata Ruang, Bidang Pertamanan dan Bidang Lingkungan Hidup DCKTLH mengajukan Rancangan Perda tersebut kepada DPRD Kota Banjar.

Meski begitu, kata Husen, pihaknya tak memungkiri bahwa belum adanya data akurat luasan RTH dimungkinkan karena OPD terkait agak kesulitan. Artinya, RTH itu bukan hanya yang dibangunkan pemerintah saja, tapi juga ada aset RTH yang tersebar, baik milik berbagai SKPD maupun lembaga swasta. Belum lagi taman yang ada di depan rumah milik warga juga termasuk RTH.

Husen menyebutkan, sebagaimana target Pemerintah Kota Banjar, di tahun 2018 harus sudah memiliki RTH 20 persen, dan hal itu optimis dapat tercapai. Apalagi tahun 2016 ini RTH sudah mencapai 19 persen, sehingga tinggal 1 persen lagi. Besaran prosentase itu diperoleh dari 10 persen RTH dibangun pemerintah (milik umum) dan 9 persen RTH milik warga (privat).

“Namun terus terang, memang untuk membuktikannya itu dibutuhkan data akurat. Yang jelas capaian RTH itu kami terima berdasar laporan Bidang Tata Ruang DCKTLH,” katanya.

Sementara itu, untuk menkonfirmasikan hal itu kepada Bidang Cipta Karya, Tata Ruang maupun Bidang Pertamanan DCKTLH, hingga berita ini diturunkan para pejabat di bidang tersebut yang belum dapat dihubungi. (Nanks/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!