Warga Berhak Ikut Terlibat Mengawasi Proyek di Banjar

03/11/2016 0 Comments
Warga Berhak Ikut Terlibat Mengawasi Proyek di Banjar

Bidang Cipta Karya DCKTLH Kota Banjar bersama Kades Waringinsari dan Kanit Binmas Polsek Langensari, saat acara sosialisasi Cipta Karya, di aula Desa Waringinsari, Kec. Langensari, Kamis (03/11/2016). Photo : Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kabid Cipta Karya DCKTLH Kota Banjar, David Abdillah menjelaskan, proyek infrastruktur yang selesai dikerjakan hasilnya kurang bermutu dan tidak tahan lama, merupakan evaluasi pihak dinasnya. Yang jelas, apapun proyek pembangunan tak lepas pula pengawasannya.

“Jadi mari kita lakukan pengawasan sama-sama,” ucapnya sosialisasi yang digelar Bidang Cipta Karya DCKTLH Kota Banjar, di aula Desa Desa Waringinsari, Kec. Langensari, Kota Banjar, Kamis (03/11/2016).

[ Berita Terkait : Warga Waringinsari Banjar Tuntut Proyek Drainase Lebih Berkualitas ]

Menurut David, warga berhak ikut terlibat mengawasi. Terlebih, pekerjaan proyek dalam sehari-harinya bisa terpantau langsung oleh warga.

“Warga lokal pun, silahkan ikut menjadi tenaga kerja sesuai keahlian yang kita butuhkan, seperti tukang batu atau aduk, bisa hubungi penyedia jasanya,” kata dia.

Lebih lanjut David menjelaskan, untuk lokasi proyek drainase primer di jalan Nahromi menelan anggaran sekitar Rp.1,3 miliar, terbagi pasangan tipe A sepanjang sekitar 500 M dan tipe B 350 M dengan lebar 80 cm serta pondasi 40 x 40, penyedia jasa dari CV. Darma Agung Pratama.

Sedangkan lokasi di wilayah Dusun Purwodadi, anggaran sekitar Rp. 900 juta terbagi pasangan tipe A sekitar 400 M, tipe B 200 M, penyedia jas CV. Siomat. Kesemuanya diawasi oleh Konsultan Pengawas CV. Asindo.

“Semua lokasi drainase itu pun merupakan pekerjaan lanjutan dari tahun 2015, dimana supaya lebar saluran disesuaikan dengan pekerjaan proyek DPU,” ucapnya.

Proyek drainase itu juga, menurut dia, sedikitnya akan memakan lahan tanah dan pepohonan milik warga. Untuk itu, pihaknya mohon kerjasamanya karena tidak tersedia anggaran penggantian, paling hanya dibantu pembersihan atau penebangan pohon.

“Kami berharap proyek berjalan mulus dan tidak bermasalah. Intinya tak aka ada proyek, jika tak kondusif,” ujar David. (Nanks/R5/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!