Warga Handapherang Ciamis Dapat Ganti Untung Dampak Leuwikeris

18/11/2016 0 Comments
Warga Handapherang Ciamis Dapat Ganti Untung Dampak Leuwikeris

Tim Pembebasan Lahan Bendungan Leuwikeris, Ahmad Humaedi. Photo : Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, menggelontorkan anggaran sebesar 138 miliar untuk ganti untung pembebasan tanah yang terdampak pembangunan Bendungan Leuwikeris Citanduy, Desa Handapherang dan Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Hari ini adalah memberikan buku rekening yang telah berisi nilai angka rupiahnya langsung kepada warga yang menerima terdampak pembangunan bendungan Leuwi Keris,” kata BBWS Citanduy, Ahmad Humaedi sekaligus Tim Pembebasan Lahan Bendungan Leuwikeris kepada HR Online, di Desa Ciharalang, Jum’at (18/11/2016).

[ Berita Terkait : Wabup Ciamis Apresiasi Proses Pembebasan Tanah Leuwi Keris Lancar ]

Ahmad menambahkan, total anggaran tersebut untuk membebaskan sebanyak 200 lebih bidang tanah.

“Dari 200 bidang tanah itu, satu orang mempunyai beberapa bidang tanah, luas tanahnya kami belum mengetahui pasti. Informasi yang tepat ada di bagian perencanaan, kami dalam hal ini untuk masalah bagian pembebasan tanah saja,” ujarnya.

Setelah dilaksanakan serah terima tanah tersebut kepada pemerintah, lanjutnya, masyarakat tidak diperbolehkan lagi untuk mengambil hasil perkebunannya. Pasalnya, tanah warga sudah menjadi tanah milik negara.

Ia menuturkan, ada beberapa warga yang belum bisa mendapatkan ganti untung pada hari ini, yakni 12 orang warga di Desa Handapherang dan 9 orang di Desa Ciharalang. Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh belum lengkapnya administrasi yang menjadi salah satu persyaratan dalam pembebasan tanah.

“Perlu saya tegaskan, warga yang belum mendapatkan haknya bukan dikarenakan ada masalah, namun belum lengkapnya persyaratan administrasi salah satu prosedur yang harus ditempuh. Insya Alloh pada hari Jum’at pekan depan seluruh warga sudah dapat menerima uang ganti untung tersebut,” tuturnya.

Dikatakan Ahmad,  dalam waktu dekat ini, pihaknya akan segera melaksanakan pembangunan bendungan Leuwi Keris, yang rencananya selesai pada tahun 2021 mendatang.

“Kami merencanakan pengerjaannya pada bulan November ini, pada tanggal 23 November 2016 nanti akan segera ditandatangi kontraknya dengan kontraktor yang telah memenangkan tender tersebut,” pungkasnya. (Tantan/R5/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!