WC Umum Dibangun Pemkot Banjar Tak Terpelihara

27/11/2016 0 Comments
WC Umum Dibangun Pemkot Banjar Tak Terpelihara

Fasilitas WC yang ada di belakang bangunan panggung Alun-alun Langensari tampak tidak terawatt. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kondisi sejumlah WC umum yang berada di sejumlah fasilitas publik milik Pemerintah Kota Banjar cukup memprihatinkan, dan terkesan tidak terpelihara. Seperti halnya di Alun-alun Langensari dan Taman Kota Lapang Bhakti dan di sejumlah tempat lainnya.

Pantauan Koran HR di WC yang berada pada bangunan gedung belakang panggung Alun-alun Langensari, terlihat kotor dan bau pesing. Bahkan, closet dan wastapelnya tertutup material. Hal itu mencerminkan kurangnya perawatan terhadap fasilitas umum tersebut.

Salah satu petugas kebersihan di Alun-alun Langensari, Epul, mengatakan, WC yang berada di areal Alun-alun itu sudah tak berfungsi, karena memang tak ada petugas khusus untuk merawatnya.

“Terlebih airnya saja tidak ada. Padahal dulu itu ada, karena ada sumber airnya dengan dibikin sumur bor. Sekarang pompanya saja tidak ada. Sepengetahuan saya diambil Dinas PU,” jelasnya, Senin (21/11/2016) lalu.

Dia mengaku bersama rekan petugas lain tak diberikan perintah untuk membersihkan WC di Alun-alun ini, melainkan hanya dibebankan membersihkan sampah di areal taman dan jalan sekitarnya saja oleh Bidang Kebersihan DCKTLH.

“Bahkan, saya ini bertanggungjawab selaku koordinator kebersihan pada sejumlah RTH dan jalan raya di wilayah Kecamatan Langensari,” kata Epul.

Menurut dia, mestinya fasilitas yang sudah dibangun harus dikelola dan rutin dirawat. WC yang ada harus ditunggui atau dinas pengelola menempatkan petugas. Dengan begitu, setidaknya pengunjung Alun-alun yang mau buang air kecil bisa memanfaatkan WC tersebut dan mengisi kencleng tanpa harus dipinta paksa atau ditarif.

Hal itu tentu untuk efesiensi pengunjung yang hendak buang air kencing tanpa harus pulang dulu ke rumahnya, atau menjaga supaya pengunjung tidak kecing sembarang. Sebab, tak sedikit jika malam hari, terutama anak remaja, kencing seenaknya di taman.

“Terus terang saja, saya dulu pernah ngelola nungguin WC yang berada di bawah flyover dan alhamdulillah ada hasilnya. Tetapi sekarang dibongkar dibangun ruko,” kata Epul. (Nanks/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!