Bupati Kecolongan, Pembuat Sabu-sabu Ada di Pangandaran

01/12/2016 0 Comments
Bupati Kecolongan, Pembuat Sabu-sabu Ada di Pangandaran

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata. Photo: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengaku kecolongan adanya kasus penangkapan pembuat sabu-sabu yang terjadi beberapa waktu lalu di Pangandaran.

“Semoga saja kejadian tersebut adalah terkahir kalinya dan hal ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar tetap waspada dengan peredaran barang haram seperti sabu-sabu,” katanya kepada Koran HR, Selasa (29/11/2016) lalu.

Menurutnya, wilayah Pangandaran adalah daerah yang terbuka bagi siapapun, karena menjadi lokasi wisata yang sangat dikenal. Maka dari itu, Jeje meminta semua jajarannya serta masyarakat agar selalu mawas diri serta saling mengenal terhadap orang-orang di sekitar lingkungan.

“Gotong royong saat ini sudah mulai memudar karena kesibukan masing-masing. Makanya kami mengajak kepada semuanya agar budaya asli Indonesia, gotong royong, selalu dipertahankan,” tegasnya.

Ia meminta kepada semua warga Pangandaran agar melaporkan semua hal-hal yang mencurigakan kepada pihak yang berwajib. “Polisi tidak mungkin bisa mengawasi semuanya di lapangan kalau tidak ada laporan dari masyarakat. Sekali lagi, mari kita jaga kebersamaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi, mengungkapkan bahwa pelaku pembuat sabu-sabu tengah diproses di Polres Kabupaten Ciamis setelah tertangkap.

“Kami terus mengintensifkan patroli ditengah-tengah masyarakat. Selain itu, kami juga tidak bosan mengkampanyekan akan bahaya narkoba kepada masyarakat,” katanya kepada Koran HR saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Suyadi menghimbau kepada masyarakat, khususnya remaja agar memahami bahaya narkoba. Sementara itu, ia juga mengajak semua elemen di Pangandaran terus membudayakan gotong royong serta mensosialisasikan bahaya narkoba.

Hal senada juga diungkapkan Drs. Surman, kepala sekolah SMA 1 Pangandaran. Menurutnya, kampanye bahaya narkoba kepada pelajar khususnya, sangat diperlukan guna membangun perilaku pelajar lebih positif.

“Adanya penangkapan pembuat sabu-sabu di Pangandaran tentu menjadi bahan kita bersama agar bisa diantisipasi serta terus melakukan pencegahan,” ujarnya.

Sedangkan menurut Yulia, pelajar SMAN 1 Pangandaran, perkembangan teknologi yang semakin berkembang pesat seharusnya digunakan untuk hal-hal yang positif.

“Kita sekarang jadi tahu soal bahaya narkoba setelah mendapatkan pengetahuan dari pemerintah kecamatan maupun Kepolisian saat mengkampanyekan di sekolah. Mudah-mudahan siswa jadi memiliki rem untuk tidak melakukan hal-hal negatif,” katanya. (Ntang/R6/Koran HR)

Berita Terkait

Berproduksi Selama 3 Bulan, Polisi Bongkar Pabrik Sabu-sabu di Pangandaran

Pemilik Pabrik Sabu-sabu di Pangandaran Dikenal Jarang Bergaul

Ditangkap Polisi, Begini Sepak Terjang Pemilik Pabrik Sabu-Sabu di Pangandaran

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!