Jaga Keseimbangan Alam, Pemkab Pangandaran Kampanye 25 Pohon Seumur Hidup

01/12/2016 0 Comments
Jaga Keseimbangan Alam, Pemkab Pangandaran Kampanye 25 Pohon Seumur Hidup

Gerakan sosial menanam pohon seumur hidup di Desa Kedungwulih, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Photo: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Gerakan sosial menanam pohon di Pangandaran terus digalakan. Bahkan, pada kegiatan ke empat kalinya Dinas Kelautan, Pertanian dan Kehutanan (KPK) Kabupaten Pangandaran mengkampanyekan menanam 25 pohon seumur hidup dengan target dua juta pohon tiap tahunnya.

“Penanaman pohon ini bersumber dari dana APBD dan APBN. Kali ini sebanyak 18.750 batang pohon dari berbagai jenis yang kita tanam, seperti albasia, sengon, mahoni, jati dan sebagainya,” kata Adi Nugraha, Kepala Dinas KPK Pangandaran, kepada Koran HR saat penanaman pohon di Desa Kedungwulih, Kecamatan Padaherang, Senin (28/11/2016) lalu.

Menurutnya, gerakan tersebut lebih efektif karena bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Dengan melibatkan kelompok perkebunan binaan dan masyarkat, penanaman tersebut akan sangat bermanfaat di kemudian hari.

“Bibit pohonnya tidak diperjual belikan. Sebab, pohon ini sebagai upaya reboisasi di daerah yang gersang dan tandus untuk penghijauan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran, menegaskan gerakan menanam 25 pohon seumur hidup tersebut harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya sebatas seremonial saja.

“Keseimbangan alam harus dijaga. Saya harap agendanya dirubah dengan yang lebih mengarah pada kebiasaan masyarakat. Contohnya, pejabat naik pangkat wajib menanam pohon, yang mau nikah juga wajib menanam pohon. Harus dipaksa agar biasa,” tegasnya.

Jeje kembali menegaskan, hal tersebut hanya bersifat intruksi ke SKPD dan pegawai di lingkup Pemkab Pangandaran demi menjaga keseimbangan lingkungan hutan yang bukan untuk dijadikan hutan produksi, tapi konservasi.

“Dengan banyaknya bencana, kita harus introspeksi dan tetap bersyukur. Mari kita tetap menjaga lingkungan dengan membiasakan menanam pohon di lingkungan kita, sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga,” pungkas Jeje. (Madlani/R6/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!