Kondisi Ruas Jalan di Banjar Memprihatinkan

Kondisi Ruas Jalan di Banjar Memprihatinkan

Ucup, tengah menunjukkan bagian jalan yang bergelombang di pertigaan Taman Kota Banjar. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah warga Kota Banjar mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan yang kini sudah memprihatinkan. Bagian jalan banyak dipenuhi lubang dan gundukan aspal cukup tinggi, sehingga dapat membahayakan para pengendara.

Ucup, salah seorang warga Banjar, mengatakan, jalan yang terletak di pertigaan Taman Kota Banjar, saat ini kondisinya bergelombang dan membahayakan para pengendara, terutama sepeda motor.

“Ada bagian aspal jalan yang membentuk gundukan cukup tinggi, sedangkan pada bagian lain lubang menganga. Meski masuk jalan nasional, namun setidaknya pihak Pemkot Banjar bisa menyampaikan kondisi tersebut agar dapat segera ditangani oleh pihak yang berwenang,” kata Ucup, kepada Koran HR, Selasa (29/11/2016) lalu.

Sementara itu, Nur, warga sekitar jalan pertigaan Tamkot Banjar, mengatakan, jalan rusak di lokasi tersebut kerap menimbulkan kecelakaan dan kemacetan akibat banyak dilalui berbagai jenis kendaraan.

“Sekarang jalannya kan dilalui oleh kendaraan yang bermacam-macam karena jalur melalui Jalan Brigjen M Isa ke arah Jawa Tengah masih di tutup. Jadi, kondisi kerusakan di jalan pertigaan Tamkot Banjar ini semakin diperparah oleh padatnya lalu-lintas,” tutur Nur.

Di tempat berbeda, Yanto, warga Langensari, juga mengeluhkan kondisi jalan yang berada di jalur Banjar-Langensari. Meski ada sebagian yang telah diperbaiki, namun di wilayah Kelurahan Bojongkantong, seperti di lingkungan pasar, masih belum diperbaiki.

“Kemarin ada jalan yang dipasang pohon pisang karena lubangnya cukup dalam, tapi pohonnya sudah tidak ada lagi dan lubangnya masih belum ditambal. Kalau jalan dari pertigaan Parkid Kelurahan Muktisari yang menuju ke Kecamatan Lakbok, itu yang paling parah. Saya harap bisa diperbaiki agar tidak menyebabkan kecelakaan,” harap Yanto. (Muhafid/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles