Warga Ciamis Diimbau Hindari Calo Saat Buat SIM

02/12/2016 1 Comment
Warga Ciamis Diimbau Hindari Calo Saat Buat SIM

Kanit Regiden Polres Ciamis, Iptu Bambang Haryono

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com), –

Kepolisian Resort (Polres) Ciamis mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jasa calo saat mengajukan pembuatan Surat Ijin mengemudi (SIM) di Mapolres Ciamis. Masyarakat juga dianjurkan untuk menempuh prosedur dan tertib saat membuat SIM.

Kanit Regiden Polres Ciamis, Iptu Bambang Haryono, didampingi BAUR SIM, Aiptu Susanto, ketika ditemui Koran HR, membenarkan imbauan tersebut. Menurut dia, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ciamis sudah mengingatkan masyarakat untuk menghindari calo saat membuat SIM.  

“Tempuh prosedur dan tertib, termasuk hindari jasa calo saat ingin membuat SIM. Masyarakat bisa membuatnya langsung sendiri tanpa calo,” katanya.

Bambang menjelaskan, tahapan saat membuat SIM diantaranya pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan sidik jari, tes tulis dan tes teori. Pada tes tulis, pemohon diminta menjawab 30 soal. Minimal 70 persen dari soal itu harus dijawab benar oleh pemohon.

“Jika dalam tes itu pemohon tidak lolos, maka pemohon harus mempersiapkan kembali pendaftaran pada esok harinya. Tapi jika ujian tulis dan teori lolos, pemohon langsung bisa menempuh ujian praktek,” kata Bambang.

Dan setelah dinyatakan lulus, lanjut Bambang, pemohon kemudian melanjutkan proses pemotretan dan menyelesaikan adiminstrasi keuangan di bank yang sudah ditunjuk. Terkait proses pelaksanaan pengajuan pembuatan SIM, pemohon bisa melihatnya langsung di banner informasi yang disediakan pihak Polres.  

Bambang menambahkan, upaya yang dilakukannya tersebut dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pelayanan prima dan mengedepankan kepuasan masyarakat. Pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat yang ingin memperpanjang SIM untuk tidak terlambat mendaftar.

“Berdasarkan peraturan Kapolri No 09 tahun 2012, pasal 28 ayat 3 tentang perpanjangan SIM, bahwa SIM yang telah lewat masa berlaku, walaupun satu hari, tidak dapat diperpanjang.  SIM dapat diberlakukan kembali dengan melaksanakan proses penerbitan SIM baru,” katanya.

Untuk itu, Bambang juga mengingatkan agar 14 hari sebelum masa berlaku SIM habis, pemohon harus sudah mengajukan kembali perpanjang SIM. (Dsw/Koran HR)

About author

Related articles

1 Comment

  1. Her-O December 02, at 08:31

    Ujian tulis dan ujian teori ? ............., bingung aku !! Memangnya uji praktek tidak ? Bisa saja pemeriksa dikendalikan rasa malas, coret-coret-coret !!!!! .... gagal deh !

    Reply

Leave a Reply