Kades se Pamarican Bersepakat, BUMDes Bersama “Geger Bentang” Resmi Dibentuk

01/01/2017 0 Comments
Kades se Pamarican Bersepakat, BUMDes Bersama “Geger Bentang” Resmi Dibentuk

Photo: Ilustrasi net/ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala Desa se Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, membuat kesepakatan program pengelolaan bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMBDes) “Geger Bentang”, Selasa (27/12/2016) lalu. Kesepakatan pengelolaan BUMDes ini dilakukan untuk menunjang program Kementrian Desa tentang Desa Smart.

Ketua BUMDes Geger Bentang, Solehudin, ketika ditemui Koran HR, Selasa (27/12/2016) lalu, mengatakan, kesepakatan tersebut mempunyai nilai positif, yakni menjungjung tinggi kebersamaan dan memajukan usaha daerah agar berkembang.

“Sesuai arahan dari Kemendes, terkait pengelolaan dana desa untuk modal usaha BUMDes dan Desa Smart, ini harus dibuktikan dengan keseriusan dari semua unsur. Untuk itu, perlunya pengembangan usaha di desa dengan menonjolkan nilai produk unggulan yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Solehudin menjelaskan, semua kepala desa dan pengurus sepakat untuk membentuk BUMDes yang akan dikelola secara bersama-sama. BUMDes ini juga menampung produk produk unggulan dari semua Usaha Kecol dan Menengah (UKM) yang ada di wilayah Kecamatan Pamarican.

“Pembentukan BUMDes Bersama Geger Bentang ini bertujuan untuk memajukan perekonomian masyarakat Pamarican, melalui badan usaha milik desa yang dikelola oleh seluruh desa dan melibatkan langsung sejumlah masyarakat,” katanya.

Kedepan, lanjut Solehudin, produk-produk UKM dari seluruh desa di Kecamatan Pamarican akan ditampung, kemudian dikemas dan dipasarkan oleh BUMDes Bersama Geger Bentang. Salah satu yang sudah berjalan yaitu pengemasan dan pemasaran produk Gula Semut dari Desa Sidamulih.

“Sementara untuk produk yang lain, saat ini kami masih melakukan sosialisasi. Insyaalloh, kami akan rekrut semua UKM agar produk mereka berkembang dan memiliki nilai jual,” katanya.

Terkait pendanaan, Solehudin menjelaskan, BUMDes Geger Bentang akan didanai dari dana desa. Masing-masing desa akan menanamkan modal sebesar Rp 10 juta. Modal bersama itu akan digunakan untuk pengembangan. Produk UKM yang sudah dikemas akan dipasarkan lagi oleh masing-masing BUMDes.

“Kemasan menggunakan logo BUMDes bersama Geger Bentang,” katanya.

Kepala Desa Sidamulih, Tati Karyati, ketika ditemui Koran HR, Selasa (27/12/2016) lalu, mengaku sangat menyambut baik pembentukan BUMDes bersama Geger Bentang yang akan dikelola dan dipusatkan di Kantor UPK Kecamatan Pamarican.

“Program ini bisa membangkitkan perekonomian masyarakat di pedesaan. Sebagai corong pemerintah, tentunya kami siap andil mendukung program ini. Sebagai contoh produk unggulan kami yaitu gula semut, sekarang sudah sepenuhnya dikelola dan dikemas di BUMDes bersama. Saya juga berharap, kerjasama ini bisa membangkitkan pola fikir masyarakat dalam membuat produk unggulan yang bernilai jual tinggi,” terangnya. (Suherman/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!