Saat di Pangandaran, Said Aqil Tegaskan NU Menolak NKRI Jadi Negara Islam

23/03/2017 0 Comments
Saat di Pangandaran, Said Aqil Tegaskan NU Menolak NKRI Jadi Negara Islam

Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirad

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Sirad, menegaskan, pihaknya sampai kapan pun akan menolak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi negara islam. Dia beralasan, apabila Indonesia menjadi negara Islam, dipastikan akan banyak daerah seperti Papua, Maluku dan Sulewesi berpisah dari Indonesia.

“Kalau itu terjadi, otomatis Indonesia menjadi kecil. Makanya, Pancasila bagi kami harga mati. Pancasila harus terus dijaga untuk mempertahankan keutuhan NKRI. Karena alasan itulah kami tidak setuju berdiri negara islam,” tegasnya, saat memberikan tausiah kebangsaan, pada acara HUT PDIP tingkat Kabupaten Pangandaran, di Lapangan Bulak Laut Pantai Pangandaran, Rabu (22/03/2017).

Menurut Said, salah satu pendiri bangsa Indonesia adalah tokoh NU. Dengan begitu, kata dia, pihaknya sampai kapan pun akan menjaga dan mempertahankan NKRI. “Sikap kami ini tidak akan berubah. Karena Pancasila dan NKRI merupakan pemikiran para pendiri bangsa, yang salah satunya tokoh NU. Makanya harus kita jaga bersama,” ungkapnya.

Said pun berpesan kepada masyarakat agar teguh menjungjung tinggi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan bernegara. Selain itu, dia pun berpesan agar semua warga Indonesia hidup rukun serta damai, meski berbeda suku, bahasa dan agama.

“Pada zaman Rosullulloh SAW pun sama terdapat perbedaan keyakinan agama. Namun mereka hidup saling berdampingan dan rukun. Makanya, kita harus meneladani perjalanan Rosullulloh SAW, salah satunya dalam menjaga kerukukan antar umat beragama,” ujarnya. (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!