Seminggu Dua Motor Hilang, Lahan Parkir Puskesmas Langensari II Banjar Tak Aman

23/03/2017 0 Comments
Seminggu Dua Motor Hilang, Lahan Parkir Puskesmas Langensari II Banjar Tak Aman

Ilustrasi Pencurian Motor. Foto: Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Keberadaan lahan parkir kendaraan, khususnya sepeda motor di Puskesmas DTP II Kecamatan Langensari, Kota Banjar, dianggap tidak aman. Pasalnya, dalam minggu ini saja ada dua sepeda motor merk Honda Beat milik keluarga pasien, raib saat diparkir di lahan tersebut.

Diketahui dua unit motor yang hilang itu milik warga Dusun Sasagaran, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, pada Minggu (12/03/2017) malam, dan milik warga Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang hilang pada Jum’at (17/03/2017) malam.

Peristiwa raibnya dua unit motor secara beruntun di lokasi lahan parkir Puskesmas DTP II Langensari, mendapat berbagai tanggapan dari warga sekitar, salah satunya Uu. Dia menilai, keamanan parkir di Puskesmas Langensari II kurang aman. Sebab, selain dikarenakan CCTV yang ada tak berfungsi semestinya, juga diduga tidak ada sistem petugas pengamanan 24 jam.

“Jelas, ini tingkat pengelolaan manajemen keamanannya buruk. Standar pelayanan dipertanyakan. Tidak ada jaminan kendaraan keluarga pasien yang diparkir akan aman dan nyaman,” kata Uu, kepada Koran HR, Senin (20/03/2017).

Menurutnya, sistem keamanan yang ada membuat maling mampu memanfaatkannya. Dia menduga, dua kejadian pencurian sepeda motor itu masih dalam satu kompoltan, tapi dilakukan oleh orang yang berbeda.

Dirinya pun menyarankan agar Puskesmas Langensari II meningkatkan tata kelola keamanannya. CCTV yang sudah tak layak, segera diperbaiki dan diganti. Juga difungsikan petugas keamanan 24 jam, karena Puskesmas ini beroperasi selama 24 jam.

“Upaya pembenahan dan perbaikan tingkat pengamanan harus cepat dilakukan. Setidaknya pelaku maling akan berpikir ulang untuk beraksi lagi,” harap Uu.

Ditemui terpisah, Kepala Puskesmas Langensari II, Drg. Robyanto, membenarkan atas kejadian adanya sepeda motor yang hilang saat diparkir di halaman Puskesmas yang dipimpinnya.

“Ini menjadi evaluasi kami, sistem manajemen keamanan akan diperbaiki dan ditingkatkan. Sarana penunjang kemananan seperti CCTV akan kita ajukan kembali ke Dinas Kesehatan untuk dianggarkan penggantian yang baru, termasuk petugas keamanan 24 jam menjadi perhatian dan dioptimalkan,” ucapnya.

Robyanto juga berharap Dinas Kesehatan mendukung Puskesmas dalam upaya menjalankan sistem pelayanan keamanan yang memadai. Sehingga, kedepan pengunjung yang membawa kendaraan bermotor bisa merasa lebih aman dan nyaman. (Nanks/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!