ABG “Negak” Miras di Pajamben Banjar, Pihak Pengelola Lakukan Ini

19/04/2017 0 Comments
ABG “Negak” Miras di Pajamben Banjar, Pihak Pengelola Lakukan Ini

Pengelola wisata swafoto Pajamben tengah mengguyur dua orang anak baru gede (ABG) dengan minuman keras jenis Ciu. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dua orang anak baru gede (ABG) yang tengah pesta miras di lokasi wisata swafoto Lembah Pajamben, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, berhasil diamankan oleh petugas pengelola wisata setempat, Sabtu (15/4/2017).

Kedua ABG itu masing-masing berinisial JK (16) dan AG (15), warga Langensari, Kota Banjar, yang juga masih berstatus pelajar kelas I di salah satu SMK di Langensari.

Peristiwa ini bermula ketika pihak pengelola mendapat laporan dari salah satu  pengunjung bernama Lilis Aini (38), warga Majenang, Jawa Tengah, bahwa ada dua remaja sedang mabuk miras di lokasi Pajamben. Dengan keberadaan tersebut, ia dan keluarganya yang sedang berkunjung merasa tidak nyaman.

“Memang saya yang laporan, karena keberadaan mereka yang sedang minum-minuman keras membuat para pengunjung menjadi tidak nyaman,” ujar Lilis.

Menerima laporan tersebut, pihak pengelola langsung menuju lokasi di mana kedua remaja itu tengah mabuk. Benar saja, pengelola memergoki kedua remaja ini sedang minum-minuman keras jenis Ciu yang dioplos dengan minuman segar dan dikemas dalam dua botol air mineral.

Tentu saja hal ini membuat pengelola Pajamben geram, dan kemudian mengamankan kedua remaja itu. “Berdasarkan laporan dari pengunjung, kemudian kami mengamankan kedua remaja tersebut dan dibawa ke pos pengamanan,” kata Hermadi, salah satu penggagas wisata swafoto Pajamben.

Tidak hanya diamankan, salah seorang pengelola pun mengguyur keduanya dengan minuman Ciu yang masih tersisa. Hal itu dilakukan supaya kedua remaja tersebut jera.

“Kami sangat kesal dengan ulah mereka. Kami capek-capek mengurus Pajamben demi kenyamanan pengunjung, ini malah pesta miras. Kami di sini membuat aturan tegas, khususnya bagi mereka yang berbuat maksiat,” tandas Abah Sablenk, salah satu sesepuh Pajamben.

Sementara itu, saat ditanya HR, salah satu remaja yang mabuk bernama AG, mengaku bahwa ia minum di Pajamben hanya ingin “enjoy” saja. “Kami hanya berdua, niatnya cuma hanya ingin enjoy saja,” ucapnya.

Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian kedua remaja tersebut disuruh pulang oleh pihak pengelola Pajamben. (Hermanto/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!