Akibat Film Porno, 2 Siswa Berusia 11 Tahun di Banjar Setubuhi Gadis Kelas 1 SD

Akibat Film Porno, 2 Siswa Berusia 11 Tahun di Banjar Setubuhi Gadis Kelas 1 SD

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Bejat! dua orang siswa berinisial RS (11) dan AS (10), yang masih duduk dibangku kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI), warga Lingkungan Pintusinga, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, nekad menyetubuhi seorang gadis cilik, siswi kelas satu Sekolah Dasar (SD), berinisial SR (7). Terlebih, aksi bejatnya dilakukan di lantai dua sebuah Masjid di lingkungan setempat, Kamis (27/4/2017), sekitar pukul 14.00 WIB.

Mirisnya lagi, kedua bocah yang masih satu kampung dengan korban, memiliki hasrat melakukan hubungan intim karena terangsang setelah keseringan menonton film porno di internet.

Sementara terbongkarnya aksi bejat anak ingusan ini setelah kepergok oleh salah seorang warga. Dari situlah orang tua korban mendapat informasi bahwa anaknya menjadi korban pencabulan. Tak terima anaknya diperlakukan tak senonoh, akhirnya orang tua korban melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Saat dimintai keterangan oleh polisi, kedua pelaku mengaku nekad menyetubuhi korban akibat terpengaruh tayangan film porno di internet, hingga akhirnya timbul rasa penasaran ingin melakukan hubungan intim. Setelah itu, keduanya merencanakan untuk mencari korban pelampiasan nafsu syawatnya. Dari situlah terpikir ingin melakukan persetubuhan dengan korban.

Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Syahroni, mengungkapkan, dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa awalnya pelaku mengajak korban untuk bermain petak umpet di lantai dua sebuah mesjid. Ternyata ajakan itu hanyalah modus. Karena saat asik bermain, pelaku langsung memaksa korban melakukan hubungan badan.

“Sebenarnya korban sudah menolak. Bahkan melakukan perlawanan. Namun, salah satu pelaku, yakni RS mengancam kepada korban kalau tidak mau akan dipukul. Dari situ korban takut,” ujarnya.

Beruntung, saat kedua pelaku tengah menggagahi korban, kepergok olah salah seorang warga bernama Putri. Kemudian dia melaporkan hal itu ke orangtua korban. “Setelah ditanya oleh orangtuanya, korban pun mengaku bahwa dia telah disetubuhi oleh RS dan AS. Pangakuan itulah yang menjadi dasar orang tua korban melapor kepada kami,” ujarnya, kepada HR Onine, Jum’at (28/4/2017).

Dari kejadian ini, kata Syahoroni, pihaknya mengamankan barang bukti berupa pakaian korban. “Kami juga terus melakukan pendalaman terkait kasus ini,” ujarnya. (Hermanto/R5/HR-Online)

Berita Terkait

Cabuli Siswi SD di Banjar, Ini Ancaman Hukuman Bagi Si Pencabul

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles