Anjar: Mahasiswa Bisa Sampaikan Gagasan dan Kritikan Lewat Tulisan Jurnalistik

Anjar: Mahasiswa Bisa Sampaikan Gagasan dan Kritikan Lewat Tulisan Jurnalistik

Ketua PWI Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Pangandaran, Anjar Asmara, SH, saat menerima kunjungan pengurus HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Ciamis ke kantor PWI Ciamis, Banjar dan Pangandaran, Minggu (23/04/2017). Foto: Istimewa/PWI

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Pangandaran, Anjar Asmara, SH, menegaskan, bekal ilmu jurnalistik bisa dijadikan modal bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan kritikan kepada pemerintah melalui tulisan yang dimuat di media massa.

Hal itu disampaikan Anjar, saat menerima kunjungan pengurus HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Ciamis ke kantor PWI Ciamis, Banjar dan Pangandaran, Minggu (23/04/2017). Dia menjelaskan, untuk mengkritisi pemerintah, mahasiswa tidak selalu harus menggelar aksi unjuk rasa. Namun, menurutnya, kritikan juga bisa disampaikan dengan tulisan jurnalistik.

“Tapi dalam tulisan karya jurnalistiknya harus disampaikan secara baik dan bertanggungjawab,” katanya. Karenanya, tambah dia, untuk mengetahui sebuah karya jurnalistik yang bertanggung jawab, mahasiswa harus mau mempelajari ilmu tentang jurnalistik.

“Ada metoda penulisan yang berpijak pada kode etik jurnalistik yang harus dipegang teguh. Dengan begitu, tulisan yang dibuat bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya seraya menambahkan dirinya menyambut baik para mahasiswa mau belajar ilmu jurnalistik.

Di tempat yang sama, Ketua HMI Cabang Ciamis Periode 2016-2017, Eef Saepul Muharom, mengungkapkan, selain bersilaturahmi, kunjungan ini pun sekaligus menyampaikan terima kasih kepada PWI yang telah berpartisipasi dalam kegiatan basic training jurnalistik yang digelar HMI, beberapa waktu lalu.

“PWI dan HMI sukses menggelar kerja sama dalam pelatihan jurnalistik. Kami haturkan terima kasih atas bantuannya. Bagi kami ilmu yang didapat sebagai modal agar bisa menulis karya jurnalistik,” katanya. (R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles