Banyak Dipakai Swafoto, Tulisan Ikonik “Alun-alun Langensari” di Banjar Rusak

Banyak Dipakai Swafoto, Tulisan Ikonik “Alun-alun Langensari” di Banjar Rusak

Huruf ikonik Alun-alun Langensari yang salah satu hurufnya lepas. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Tulisan ikonik “Alun-alun Langensari” di kawasan Alun-alun Langensari, Kota Banjar, yang akhir-akhir ini banyak dipakai swafoto oleh warga, kini kerusakannya lebih parah lagi. Bila sebelumnya hanya patah pada bagian besi penyangganya, sekarang salah satu hurupnya sudah terlepas.

Sekretaris Kecamatan Langensari, Jajat Sudrajat, menduga, kejadian lepasnya salah satu hurup ikonik tersebut adalah ulah pengunjung, dalam hal ini pelajar, yang seenaknya memanjat. Dugaan itu atas adanya laporan dari warga di lingkungan sekitar, yang juga meminta pemerintah kecamatan segera melaporkannya kepada dinas terkait untuk memperbaikinya.

“Saya tak habis pikir, kenapa pengunjung berstatus anak pelajar atau sekolahan berfoto selfie di lokasi itu seenaknya. Mestinya jangan sampai diinjak dan naik, cukup di bawah atau di pinggirnya saja. Otomatis, jadinya keseringan diinjak, tulisan ikonik itu patah dan hurupnya ada yang lepas,” ucapnya, kepada Koran HR, saat ditemui Selasa (25/04/2017) lalu.

Menurut Jajat, keberadaan tempat publik, khususnya di wilayah Kecamatan Langensari, dengan segala fasilitas yang ada itu merupakan tanggung jawab bersama. Jadi, seyogyanya pengunjung memperhatikan dan merawatnya, tak terkecuali warga atau PKL setempat.

“Baik warga maupun PKL yang sedang berjualan dengan kebetulan melihatnya ulah seperti demikian, harus menegurnya. Jangan didiamkan saja karena jelas menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama,” tukasnya.

Jajat berharap, atas segala kerusakan fasilitas yang ada di tempat umum, warga tak harus selalu meminta bantuan pemerintah. Meski demikian, pihaknya pun akan menyampaikan hal ini ke Bidang Cipta Karya selaku dinas yang memasang huruf ikonik tersebut, dan diupayakan perbaikannya.

“Tadi via sambungan telepon, sudah saya laporkan ke Cipta Karya, dan jawabannya akan meninjau dulu ke lokasi sebelum diperbaiki atau diganti hurupnya,” pungkas Jajat. (Nanks/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles