Begini Hidup Para Penghuni Gorong-gorong di Bawah Kota Las Vegas

17/04/2017 0 Comments
Begini Hidup Para Penghuni Gorong-gorong di Bawah Kota Las Vegas

Para penghuni gorong-gorong di Las Vegas. Austin Hargrave.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Selama ini Las Vegas dijuluki sebagai kota penuh dosa, kota dengan gemerlap hiburan malam yang tidak pernah tidur. Meski begitu, kota ini juga menjadi tempat berlindungnya para tunawisma.

Dilansir Amusing Planet, terowongan sepanjang 200 mil yang tersembunyi di bawah tanah kota Las Vegas menjadi rumah bagi sekitar 1.000 tuna wisma. Terowongan itu dibangun untuk menyalurkan luapan air. Tapi justru menjadi hunian darurat bagi kaum tunawisma.

Rata-rata orang yang tinggal di tempat tersebut adalah mereka yang putus asa akibat kehilangan pekerjaan, pecandu narkoba, kriminal, bahkan veteran perang yang menderita trauma berat saat bertugas di medan perang, sehingga memilih hidup terkucil dari dunia luar.

Pada umumnya, para penghuni gorong-gorong Las Vegas bertahan hidup dengan meminta-minta atau memulung di tempat pembuangan sampah. Namun, ada pula yang memiliki pekerjaan tetap, meski hasilnya tidak cukup untuk menyewa hunian layak.

Gorong-gorong di bawah kota Las Vegas sudah seperti kompleks apartemen bagi para tuna wisma. Mereka membangun ‘rumah’ di salah titik terowongan. Biasanya para penghuni baru hanya membawa sedikit barang. Bahkan, ranjang yang mereka punya pun cuma selembar terpal dilapisi selimut. Sedangkan, bagi mereka yang sudah lama tinggal bisa hidup lumayan nyaman dengan kasur, meja, kursi santai, peralatan dapur dan rak.

Tidak ada tembok pembatas ataupun sekat, jadi hidup di tempat itu jangan mengharapkan privasi. Karena, tetangga sebelah bisa melihat secara jelas seluruh aktivitas yang dilakukan.

Selain itu, gorong-gorong juga tidak layak dihuni lantaran adanya risiko penyakit, keamanan yang minim, dan serangan hewan liar yang bisa saja terjadi. Apalagi kalau terowongan tergenang banjir. Namun, para tuna wisma yang sudah terlanjur betah tinggal di sana tampaknya hal itu tidak membuat mereka takut. (Eva/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!