Dukung Program HIV/AIDS, Wakil Presiden AHF Kunjungi Jawa Barat

05/04/2017 0 Comments
Dukung Program HIV/AIDS, Wakil Presiden AHF Kunjungi Jawa Barat

Delegasi AHF saat berdiskusi dengan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung (4/4/2017). Photo: Istimewa.

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),-

Guna mengatasi penyebaran HIV, berbagai upaya terus dilakukan oleh sejumlah pihak. Pasalnya, epidemi HIV/AIDS merupakan salah satu persoalan penting yang dihadapi bangsa-bangsa di dunia, termasuk di Indonesia. Hingga tahun 2015, tercatat ada 36 juta orang di dunia yang telah terinfeksi HIV.  

Hal itu diungkapkan Wakil Presiden AIDS Healthcare Foundation (AHF), Peter Reis, dalam kunjungan resminya ke Jawa Barat, yang diterima Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar, di Gedung Sate, Bandung, Selasa (04/04/2017).

AHF sendiri merupakan organisasi HIV/AIDS internasional yang telah bekerja di 38 negara di dunia. Sejak 2016 lalu, AHF secara resmi bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, untuk membantu program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di dua provinsi, yaitu DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Peter Reis menjelaskan, salah satu tujuannya berkunjung ke Jawa Barat untuk melihat berbagai kemungkinan yang dapat dilakukan AHF di kemudian hari, khususnya yang terkait dengan dukungan advokasi serta kebijakan pemerintah.

Dukungan AHF untuk program HIV/AIDS di Indonesia, terutama di Jawa Barat, pada tahap pertama akan berlangsung hingga tahun 2019.  Dukungannya itu meliputi sejumlah program prioritas, diantaranya peningkatan akses layanan HIV/AIDS seperti tes HIV dan pengobatannya, serta penyediaan layanan HIV/AIDS yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat luas.

“Tiga kabupaten di Jawa Barat menjadi wilayah prioritas kerja AHF, yakni Kabupaten  Purwakarta, Indramayu, dan Pangandaran. Itu baru permulaan saja,” terang Peter Reis, di hadapan para peserta pertemuan.

Selain dengan pemerintah dan rumah sakit, pada program ini AHF juga bekerjasama dengan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di ketiga kabupaten tersebut.  Dalam menjalakan programnya, AHF menerapkan dua strategi prioritas, yaitu program pencegahan dan tes HIV, serta program perawatan dan pengobatan penyakit terkait HIV. Kedua strategi itu pun dijalankan di berbagai negara yang sama-sama mendapat dukungan AHF.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar, mengaku bahwa pihaknya menyambut baik dengan adanya dukungan dari AHF dalam membantu penanggulangan epidemi HIV/AIDS di Jawa Barat.

Menurutnya, bantuan dari lembaga internasional seperti AHF tentu sangat bermanfaat guna mempercepat upaya mengurangi kasus baru HIV/AIDS, khususnya di Jawa Barat.

“Jawa Barat memiliki wilayah cukup luas dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia. Tentunya hal ini berdampak terhadap tingginya potensi permasalahan yang ada di masyarakat, termasuk soal HIV/AIDS. Untuk mengatasinya, kita perlu bekerjasama dengan berbagai pihak yang peduli, seperti dengan lembaga internasional AHF ini,” ungkapnya.

Deddy juga mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap AHF dapat mengembangkan dukungannya lebih luas lagi ke wilayah lainnya. Karena saat ini, dari 27 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat, semuanya telah melaporkan adanya temuan kasus HIV/AIDS.

Seperti diketahui, data Kementerian Kesehatan RI menyebutkan, sejak pertama kali dilaporkan tahun 1987 sampai Desember 2016, jumlah kumulatif infeksi HIV di Indonesia mencapai 232.323 kasus, dan jumlah AIDS sebanyak 86.780 kasus.

Jumlah infeksi HIV tertinggi berada di DKI Jakarta yang jumlahnya mencapai 45.355 kasus, disusul Jawa Timur 31.429 kasus, Papua 24.725 kasus, Jawa Barat 23.145 kasus, dan Jawa Tengah 16.867 kasus.

Sedangkan, untuk jumlah kasus AIDS terbanyak dilaporkan dari Jawa Timur yang mencapau 16.911 kasus, selanjutnya Papua 13.398 kasus, DKI Jakarta 8.648 kasus, Bali 6.803 kasus, Jawa Tengah 6.444 kasus, dan Jawa Barat 5.251 kasus.

Selain Peter Reis, kunjungan tersebut juga diikuti sejumlah pimpinan organisasi AHF, diantaranya Kepala Biro AHF Asia, Chimm Sarath, Wakil Kepala Biro AHF Asia, Yugang Bao, dan Manajer Program AHF Indonesia, Riki Febrian.

Sehari sebelumnya, rombongan melakukan kunjungan ke RS St. Carolus dan Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, sebagai mitra kerja AHF di DKI Jakarta. (Eva/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!