Gangguan Teknis, Siswa SMK di Banjar Ulang UNBK

14/04/2017 0 Comments
Gangguan Teknis, Siswa SMK di Banjar Ulang UNBK

Photo: Ilustrasi Dokumen HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), soal dua mata pelajaran tak muncul di komputer. Gangguan teknis itu terjadi secara nasional, sehingga para siswa harus mengulangnya pada tanggal 18 April mendatang.

Ketua MKKS SMK Kota Banjar, Dede Ruslianto, saat dikonfirmasi Koran HR via ponselnya, Selasa (11/04/2017) lalu, membenarkan adanya gangguan teknis tersebut. Gangguan teknis terjadi dihari ke empat pelaksanaan UNBK SMK, Kamis (06/04/2017) lalu.

Soal yang tidak ada saat UNBK SMK yaitu mata pelajaran teori kejuruan Perbankan di SMKN 2 Banjar, dan soal untuk mata pelajaran teori kejuruan Rekayasa Perangkat Lunak atau RPL di SMKN 3 Banjar.

“Karena kejadian itu, tepaksa sejumlah siswa harus mengikuti ulang pada 18 April nanti. Tapi saya tidak tahu persis jumlah siswa peserta UNBK yang harus mengulang dari dua jurusan di sekolah tersebut,” tukasnya.

Dede juga mengatakan, bahwa masing-masing sekolah yang bersangkutan sudah melaporkan kejadian tersebut ke pusat, karena memang gangguan itu terjadi secara nasional. Namun, pihaknya tidak mengetahui apa penyebab dari tak munculnya soal kedua mata pelajaran tersebut.

Terkait hal itu, Kepala SMKN 3 Banjar, H. An-Nur, dan Kepala SMKN 2 Banjar, Darlan, sama-sama mengakui adanya kendala UNBK untuk mata pelajaran teori kejuruan di salah satu jurusan yang ada di sekolahnya.

“Hasil pengecekan di hari terakhir UNBK itu, permasalahan bukan terjadi karena rusak server atau matinya jaringan internet di sekolah kami, melainkan persoalan di pusat. Terpaksa siswa peserta UNBK pada jurusan yang terganggu itu akan menjalani ujian ulang,” terang An-Nur.

Dia juga menjelaskan, bahwa UNBK ulang dilaksanakan sebagaimana jadwal ujian susulan tanggal 18 April mendatang. Jadi, jadwal ujian susulan diantisipasi pemerintah pusat bukan hanya untuk siswa yang sakit saja, namun sebagai antisipasi pula adanya kendala teknis.

“Kami harap saat jadwal ujian susulan nanti, siswa tidak terganggu lagi atau kejadian serupa terulang,” kata An-Nur. (Nanks/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!