Guru Lingkup Kemenag Banjar Mengeluh, Tunjangan Sertifikasi & Fungsional Tak Kunjung Cair

Guru Lingkup Kemenag Banjar Mengeluh, Tunjangan Sertifikasi & Fungsional Tak Kunjung Cair

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Para guru di lingkup Kementrian Agama (Kemenag) Kota Banjar, mengeluhkan belum cairnya tunjangan sertifikasi dan tunjangan fungsional sejak tahun ajaran baru, yakni sekitar bulan Juli 2016 hingga Maret 2017.

Seperti diungkapkan Mujianto, salah satu guru MI di Kecamatan Pataruman, kepada Koran HR, Selasa (25/04/2017) lalu. Dirinya mengaku sudah cukup lama menanti pencairan tunjangan fungsional sebesar Rp.250 ribu tanpa diklat tiap bulannya. Karena, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dirinya bergantung salah satunya dari tunjangan tersebut.

“Kalau tunjangan sertifikasi itu sebesar 1.500.000 juta rupiah. Meskipun tidak berpengaruh pada kegiatan belajar mengajar, namun para guru jadi malas lantaran haknya juga belum dipenuhi,” ungkapnya.

Mujianto juga menyebutkan, banyak guru yang rela ngutang demi memenuhi kebutuhan hidupnya, dengan harapan jika tunjangan cair nanti, maka uang tersebut bisa dipakai untuk melunasinya.

“Ada kabar bahwa pada minggu kedua bulan April 2017 ini akan cair untuk pembayaran satu bulan. Namun, setelah kita tunggu hingga minggu ke tiga ternyata tak kunjung cair juga,” ujarnya.

Mujianto berharap, Kemenag Kota Banjar bisa segera menyelesaikan persoalan tersebut, agar para guru tidak lagi menjerit akibat hak mereka terlambat diterima.

Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementrian Agama Kota Banjar, H. Supriana, mengatakan, pihaknya tengah berusaha untuk segera mencairkan uang tunjangan sertifikasi maupun tunjangan fungsional secepatnya.

“Tinggal ditandatangai Kepala Kemenag saja, setelah itu baru bisa dicairkan. Itu untuk uang tunjangan fungsional maupun sertifikasi,” tandanya, saat dihubungi Koran HR melalui sambungan telepon. (Muhafid/Koran HR)​

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles