Jelang POPWILDA Jabar, Pesilat Banjar & Tasikmalaya Gelar Uji Tanding

Jelang POPWILDA Jabar, Pesilat Banjar & Tasikmalaya Gelar Uji Tanding

Pesilat Kota Banjar dan Tasikmalaya saat menggelar uji tanding di Aula Dispora Kota Banjar. Kegiatan ini merupakan persiapan menjelang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat Wilayah IV tanggal 15-19 Mei 2017 di Kabupaten Ciamis. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Menjelang digelarnya Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat Wilayah IV pada tanggal 15-19 Mei 2017 di Kabupaten Ciamis, sedikitnya 100 pendekar pencak silat pelajar Kota Banjar dan Tasikmalaya, mengikuti uji tanding di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banjar, Senin (24/04/2017) lalu.

POPWILDA Jabar Wilayah IV sendiri meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar.

Ketua penyelenggara uji tanding, Tono Sartono, mengatakan, kegiatan uji tanding ini merupakan silaturahmi antar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Banjar dengan IPSI Tasikmalaya. Selain itu, juga sebagai evaluasi hasil latihan tim POPWILDA.

“Uji tanding ini sekaligus persiapan menjelang POPWILDA nanti di Ciamis. Untuk tim pencak silat Kota Banjar pada POPWILDA nanti meliputi perguruan Perisai Diri, Tapak Suci, Tadjimalela, dan Kera Sakti. Sedangkan tim POPWILDA Tasikmalaya yakni Perguruan Sanca Putih, Tapak Seupuh, dan Perisai Diri,” terang Tono, kepada Koran HR.

Sementara itu, salah seorang pesilat, Krisna (18), dari perguruan Perisai Diri Kota Banjar, yang juga merupakan juara 1 di kelas remaja pada kejuaraan Pencak Silat Internasional di Tabanan, Bali, tahun 2016 lalu, tidak bisa mengikuti POPWILDA karena terbentur batas usia.

“Karena batas usianya hanya sampai 15 tahun, jadi pada event POPWILDA nanti saya hanya bisa menonton saja,” kata Krisna.

Di tempat terpisah, Sekretaris Dispora Kota Banjar, Asep Setiadi, saat dihubungi HR via ponselnya, mengatakan, atlet pencak silat di Kota Banjar kini mengalami perkembangan yang cukup baik. Untuk itu, pihaknya berharap bisa mempertahankan prestasi yang telah diraih, dan penyelenggaraan pasanggiri pencak silat lebih sering diadakan.

“Perkembangan pencak silat di Banjar sudah cukup baik, tinggal sering memperbanyak volume bertanding. Hal ini untuk menjaring bibit-bibit atlet yang ada, sekaligus menjadi ajang para atlet untuk mengukur kemampuannya,” tandas Asep. (Hermanto/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles