Pemkab Ciamis Ajak Masyarakat Wapadai Bencana

13/04/2017 0 Comments
Pemkab Ciamis Ajak Masyarakat Wapadai Bencana

Lokasi longsor di wilayah Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu. Photo: Heri Herdianto/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Kabupaten Ciamis mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada menghadapi bencana alam yang kerap terjadi. Hal itu disampaikan Asisten Daerah (Asda) II Setda Ciamis, H. Soekiman, ketika meninjau lokasi longsor di wilayah Baregbeg, Minggu (09/04/2017) lalu.

Soekiman menuturkan, tingginya curah hujan akhir-akhir ini perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan bencana, seperti banjir ataupun tanah longsor.

“Masyarakat diimbau selalu waspada dan berhati-hati saat beraktifitas di musim hujan. Apalagi di daerah yang rawan bencana. Jangan sungkan melihat keadaan sekitar karena bencana bisa datang kapan saja,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Soekiman juga meminta pihak-pihak terkait untuk terus melakukan kordinasi, meminimalisir dampak bencana yang terjadi akibat musim penghujan. Apalagi wilayah Ciamis secara geografis merupakan daerah pegunungan yang riskan terhadap bencana.

Soekiman menegaskan, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pihaknya sudah berulangkali menyampaikan imbauan serta peringatan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk selalu waspada.

“Kami juga berharap masyarakat untuk segera melapor ke pemerintahan terdekat bila terjadi bencana agar bisa dikoordinasikan langsung ke BPBD. Untuk itu, masyarakat harus ikut berperan mencegah terjadinya bencana,” katanya.

Senada dengan itu, Danramil 1301/ Ciamis, Mayor Infanteri Ikeu Mastika, didampingi Babinsa Desa Jelat, Serka Suganda, meminta seluruh masyarakat yang berada di daerah rawan bencana untuk mewaspadai perubahan cuaca yang berlangsung dengan cepat dan tidak bisa diperkirakan.

Suganda menuturkan, TNI juga senantiasa terus melakukan koordinasi dengan BPBD dan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi di daerah.

“Kami berharap kerjasama dari para aparat desa ataupun masyarakat untuk melaporkan setiap perkembangan yang ada kepada TNI maupun BPBD. Kami selalu siap 1×24 jam jika ada laporan kejadian apapun itu terkait bencana untuk terjun langsung ke lokasi,” ujarnya. (Heri/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!