Pemkab Pangandaran Tanggung Pembayaran Premi BPJS Anggota Presidium

30/04/2017 0 Comments
Pemkab Pangandaran Tanggung Pembayaran Premi BPJS Anggota Presidium

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, saat menyerahkan secara simbolis kartu JKN gratis kepada perwakilan persidium, di sela-sela kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), di Islamic Center Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jum’at (28/04/2017). Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (haraparanrakyat.com),-

Sebagai bentuk penghargaan terhadap ‘pahlawan’ pemekaran, Pemkab Pangandaran memberikan ‘kadeudeuh’ kepada anggota Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, berupa bantuan pembayaran premi bulanan asuransi JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan yang dananya ditanggung oleh APBD.

Pemberian penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pangandaran, Jeje W  iradinata kepada perwakilan anggota presidium, dan disaksikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjar, Drs.  Wawan Nawawi, MHP.,MM, di sela-sela kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), di Islamic Center Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jum’at (28/04/2017).

Dalam kesempatan itu, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, sebanyak 245 orang yang terdiri dari anggota presidium beserta keluarganya, ditetapkan sebagai  penerima kartu JKN kelas 1 gratis dari Pemkab Pangandaran.

“Bantuan pembayaran premi yang ditanggung APBD ini sudah termasuk untuk istri dan anaknya. Kami memberikan bantuan ini sebagai tanda penghargaan kepada anggota presidium yang amat sangat berjasa dalam proses pembentukan Kabupaten Pangandaran yang dimekarkan dari Kabupaten Ciamis,” ujarnya,

Sementara itu, salah seorang perwakilan anggota Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, Saiman Isnandar, menyatakan bersyukur adanya perhatian dan penghargaan dari Pemkab Pangandaran terhadap anggota presidium. Namun begitu, kata dia, mendapat sebuah penghargaan bukan tujuan perjuangan presidium, tetapi yang lebih utama adalah mensejahterakan masyarakat setelah Pangandaran menjadi daerah otonom baru.

“Tujuan perjuangan kami adalah ingin mewujukan kesejahteraan masyarakat, pelayanan mudah serta cepat dan terciptanya pemerintahan yang bersih ketika pemekaran Pangandaran sudah terwujud. Karena tujuan perjuangan kami bukan kepentingan pribadi, melainkan untuk masyarakat Pangandaran,” tegasnya. (Mad/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!