Pemkab Pangandaran Terbitkan Regulasi Pemasangan Reklame

07/04/2017 0 Comments
Pemkab Pangandaran Terbitkan Regulasi Pemasangan Reklame

Papan reklame sebuah produk rokok yang masih terpasang di depan Lapangan Parigi. Photo: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah warga mengeluhkan keberadaan papan reklame sebuah produk rokok yang terpasang di depan Lapangan Parigi. Mereka beralasan menyayangkan papan reklame tersebut lantaran jaraknya hanya sekitar 50 meter dari sebuah sekolah dasar.

“Pemerintah harus mengambil tindakan tegas karena reklame produk rokok tersebut melanggar Perda No 16 Tahun 2015 pasal 15 ayat 2. Di dalam Perda tersebut menyebutkan bahwa reklame rokok dilarang pada jarak radius 1 km dari lingkungan lembaga pendidikan, jelas itu melanggar,” kata Asep, salah seorang warga Desa Margacinta, kepada Koran HR beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Pangandaran menyampaikan bahwa pihaknya melakukan koordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) untuk menindaklanjuti Perbup reklame Nomor 13 Tahun 2017 tanggal 13 Maret tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda No 16 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Reklame.

“Saat ini sedang dilakukan penataan dari nol soal izin pemasangan reklame di Pangandaran. Selain itu, kita juga sedang melakukan verifikasi kembali sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Sebab, hal tersebut menyangkut masa berlaku serta penataan tempat pemasangan reklame,” kata Tedi Garnida, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu satu pintu, Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Pangandaran, kepada HR Online, Selasa (04/04/2017) lalu.

Setelah dilakukan verifikasi, lanjut Tedi, nantinya hasil tersebut akan direkomendasikan ke Satpol PP untuk dilakukan penertiban reklame yang sudah habis masa berlakunya maupun yang tidak sesuai dengan regulasi yang ada.

“Nanti kita akan tertibkan reklame yang masa berlakunya sudah habis dan tidak sesuai tempatnya. Sekarang Pangandaran sudah punya regulasinya dan mudah-mudahan PAD dari sektor pajak reklame ini bisa meningkat,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!