Sebelum Pakai Aplikasi Siskeudes, Desa di Pangandaran Ini Gelar Pelatihan

13/04/2017 0 Comments
Sebelum Pakai Aplikasi Siskeudes, Desa di Pangandaran Ini Gelar Pelatihan

Pendidikan, pelatihan serta penyuluhan bagi kepala desa, perangkat desa serta BPD di Aula Desa Karangmulya. Photo: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Desa Karangmulya, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran menggelar pendidikan, pelatihan serta penyuluhan bagi kepala desa, perangkat desa serta BPD di Aula Desa Karangmulya, Kamis (13/04/2017).

Narta Sugiarta, Kepala Desa Karangmulya, mengatakan, pihaknya sengaja melaksanakan kegiatan tersebut tiada lain untuk menuju tata kelola keuangan desa yang bersih dan transparan. Sehingga, untuk menuju harapan tersebut, semua perangkat desa serta anggota BPD dapat memahami dan mengerti semua unsur keuangan yang ada di desa.

“Kami ingin perangkat desa dan BPD bisa bertambah wawasannya bukan hanya bagian keuangan di desa saja, akan tetapi semua unsur yang ada juga harus bisa dipahami oleh mereka,” katanya kepada HR Online.

Ia menambahkan, setiap melaksanakan program yang telah direncanakan agar sesuai dengan aturan, maka pengelola yang di dalamnya adalah perangkat desa maupun BPD harus mampu memahami soal perencanaan, pelaksanaan, penyusunan pelaporan serta pertanggungjawabannya.

Berdasarkan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa yang sekarang menggunakan aplikasi bernama Siskeudes (Sistem Keuangan Desa), kata Narta, maka  mulai perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa harus bersih dan transparan.

Sementara itu, Kaur keuangan Desa Karangmulya, Idah Nurwahidah, dibantu Staf Urusan Keuangan, Mega Mariansyah, mengatakan, pihaknya merasa terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Sebab, semua yang berkaitan dengan penyelenggaraan pengelolaan keuangan desa bisa dikerjakannya sesuai dengan regulasi ada.

“Kami harap antara satu perangkat dengan perangkat yang lain bisa saling mengingatkan ataupun mengoreksi apabila ada kesalahan dalam pengelolaan keuangan desa, termasuk dalam proses input data ke aplikasi Siskeudes. Jadi, satu sama lain bisa saling membantu,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Asep Deni, Staf Bidang Pemerintahan Pemkab Pangandaran yang juga selaku pemateri dalam kegiatan tersebut mengatakan, dirinya sering mendapati keterlambatan dalam membuat pelaporan pertanggungjawaban keuangan di lapangan. Pasalnya, hanya diserahkan kepada satu perangkat desa saja. Padahal, pekerjaan tersebut bisa dilakukan secara bersama-sama agar pelaporan pertanggungjawabannya cepat selesai.

“Beban pekerjaan yang dilakukan oleh satu atau dua orang saja kerap menyebabkan keterlambatan. Maka, dengan adanya aplikasi Siskeudes ini akan lebih efektif dan semuanya bisa berjalan dengan lancar serta sesuai dengan perencanaannya,” ujarn Asep. (Mad/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!