Soal Aturan Toko Modern di Pangandaran, Pemerintah Harus Berani Tegas

06/04/2017 0 Comments
Soal Aturan Toko Modern di Pangandaran, Pemerintah Harus Berani Tegas

Novan Aray, aktivis LSM Trustinstitute Pangandaran. Photo: Madlani/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Menanggapi soal toko modern di Kabupaten Pangandaran, aktivis LSM Trustinstitute, Novan Aray, mengatakan, pemerintah daerah seharusnya tegas dalam membuat aturan dan harus memberikan kepastian hukum mengenai keberadaan toko modern, sehingga tidak dipermainkan oleh segelintir orang yang mau memanfaatkan kelemahan aturan tersebut.

“Ketidakjelasan aturan serta kepastian hukum yang terkesan kurang matang dalam perencanaannya, hal itu membuat sekelompok orang berani mendirikan toko modern dengan tidak menggunakan nama toko waralaba Alfamart, Indomart ataupun Youngmart. Padahal itu juga kan sama toko modern,” tandas Novan. [Baca berita terkait; Dua Instansi Ini Beda Aturan Soal Kuota Toko Modern di Pangandaran].

Saat ini, di Kecamatan Kalipucang ada 1 unit toko modern dengan label nama Toko Mamin. Sementara di Kecamatan Parigi berdiri 1 unit toko modern dengan label nama Toko Purwasari. Kedua toko tersebut hampir menyerupai toko modern seperti Alfamart, Indomart, dan Youngmart, hanya berbeda label namanya saja. (Madlani/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!