Soal Tanah Desa, Ini Kata Kades Putrapinggan Pangandaran

25/04/2017 0 Comments
Soal Tanah Desa, Ini Kata Kades Putrapinggan Pangandaran

Kantor Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Photo: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kepala Desa Putrapinggan, Salam, mengaku dirinya mengetahui pada RAPBDes tahun 1959 sudah dianggarkan untuk pembayaran pembelian tanah dan membangun kantor desa. Namun, ia tidak tahu secara persis apakah sudah dibayarkan atau belum kepada pemilik tanah.

“Karena bukti fisik tidak ada, selain bukti kwitansi pembayaran yang tahun 1981 dengan luas 15 bata, selebihnya saya tidak tahu secara pasti,” kata Salam.

Lebih jauh, Salam menegaskan jika dirinya sebagai generasi penerus ingin sekali persoalan tersebut cepat selesai dan tak ingin adanya gesekan. Meski begitu, ia menyayangkan kenapa persoalan tersebut kembali muncul saat ini. Dan dirinya berusaha akan menyelesaikan dengan melakukan musyawarah terlebih dahulu di tingkat desa.

“Saya sedang membenahi supaya permasalahan di desa selesai dan tidak menimbulkan perpecahan sesama warga masyarakat, khususnya desa Putrapinggan. Intinya saya tahu yang ada fisiknya aja,” pungkas Salam.

Sementara itu, Camat Kalipucang, Endang Sukirna, menyebutkan, tanah kantor Desa Putrapinggan kurang lebih seluas 64 bata memang sudah menjadi aset desa sesuai dengan Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Aset Desa yang didalamnya asset desa tidak bisa dikembalikan sesuai asalnya, kecuali harus dengan putusan pengadilan dan juga harus tukar guling atau penyertaan modal.

“Kalau sudah terdaftar menjadi aset desa, maka tidak bisa dikembalikan atau pindah tangan. Terkecuali dengan putusan pengadilan. Kita sarankan agar segera melakukan musyawarh kembali di tingkat desa,” ujarnya. (Mad/R6/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!