Warga Banjar Sesalkan Tarif Dasar Listrik Naik Tanpa Sosialisasi

Warga Banjar Sesalkan Tarif Dasar Listrik Naik Tanpa Sosialisasi

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah warga Banjar mengaku kaget dengan naiknya tagihan listrik dalam satu bulan terakhir ini. Terlebih kenaikkannya mencapai 50 persen. Mereka mengaku cukup keberatan dengan jumlah kenaikan yang begitu besar dan terkesan mendadak karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak PLN.

Seperti yang diungkapkan Mumun, salah seorang warga Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, saat melakukan pembayaran tagihan listrik di salah satu loket wilayah setempat, Selasa (25/04/2017).

Mumun terlihat kaget dan bingung saat petugas menyampaikan tagihannya sebesar Rp.300 ribu. Karena kenaikkannya begitu besar, ia pun minta agar print tagihannya dibatalkan sebab uang yang dibawanya tidak mencukupi.

“Besar sekali yang harus dibayarnya, padahal pemakaian seperti biasa. Bulan sebelumnya juga hanya 200 ribu rupiah, tapi bulan April ini menjadi 300 ribu rupiah. Jelas saya kaget, naiknya mencapai 50 persen,” ungkap Mumun.

Hal serupa juga dirasakan Nani, warga lainnya yang mengeluh lantaran kenaikan tagihan listrik dirasa cukup memberatkannya. Dirinya menyayangkan tidak adanya sosialisasi dari pihak PLN atas kenaikan tarif dasar listrik (TDL).

“Sungguh saya kaget, tiba-tiba tagihan listrik bulan ini naik, karena jumlah yang harus dibayar beda jauh dengan tagihan pembayaran bulan sebelumnya. Terus terang saya belum mendengar informasi kenaikan tarif listrik. Sampai sekarang pun warga di sini belum menerima sosialisasi. Jika ada, tentu tak mungkin banyak warga yang mengeluh atas tagihan listrik yang membengkak,” tutur Nani.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima Koran HR dari berbagai sumber, kenaikan TDL sudah mulai diberlakukan terhitung Januari 2017. Tarif pelanggan listrik 900 VA mengalami penyesuaian dan secara bertahap harus membayar sesuai tarif normal atau tidak disubsidi. (Nanks/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles