Akibat Berlubang, Jalan Penghubung Cijurey-Puloerang di Banjar Ini Rawan Kecelakaan

20/05/2017 0 Comments
Akibat Berlubang, Jalan Penghubung Cijurey-Puloerang di Banjar Ini Rawan Kecelakaan

Jalan kota yang berlubang terletak di Dusun Cijurey, Desa Kujangsari, Kota Banjar sengaja dipasang rambu-rambu seadanya agar tidak membahayakan pengendara. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Warga Dusun Cijurey, Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, mengkhawatirkan jalan kota yang kini kondisinya banyak berlubang sehingga membahayakan pengendara. Sebagai bentuk protes, mereka pun memasang rambu-rambu seadanya di tengah jalan agar pengendara tidak terjebak.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kepada Koran HR, bahwa kondisi jalan kota yang terletak di Dusun Cijurey menuju jalur Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, membahayakan pengendara lantaran berlubang cukup dalam dan lebar.

“Kalau ada kendaraan lewat itu brisik, karena mereka terjebak di lubang tersebut. Bahkan, banyak kendaraan yang bocor ban setelah terjebak di lubang itu,” terangnya, Selasa (16/05/2017) lalu.

Karena kesal dengan kondisi tersebut, akhirnya warga sekitar memasang rambu-rambu dengan pangkal pisang, lalu ditancapkan sebuah bambu dan dikibarkan satu buah kantong agar pengendara bisa melihat bahwa bagian jalan di lokasi itu rawan kecelakaan.

Selain itu, warga juga menambalnya dengan tanah yang dicampur rumput supaya lubang yang membahayakan tersebut menjadi rata, meskipun sifatnya sementara. “Daripada membahayakan, mendingan seperti itu saja sampai pemerintah turun tangan langsung. Tadinya posisi pangkal pisang ini t di tengah. Tapi tidak tahu siapa yang memindahkan,” imbuhnya.

Pendapat serupa dikatakan Hendi, salah seorang warga Cijurey, bahwa sebetulnya warga menyayangkan kondisi jalan kota yang ada di wilayahnya ini seolah-olah kurang mendapatkan perhatian berupa perawatan. Hal itu terbukti dengan banyaknya lubang di sejumlah titik.

“Ini salah satu contoh jalan yang mendapatkan protes dari warga. Mungkin yang lain tidak seperti ini karena warga hanya bisa berkeluh kesah dalam hati saja. Saya selaku warga tentu berharap pemerintah bisa segera bertindak agar kejadian yang tidak diinginkan terulang, seperti beberapa bulan lalu memakan korban jiwa lantaran menghindari jalan berlubang dan menabrak warga,” tandas Hendi. (Muhafid/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!