Apel Kebangsaan dan Istighotsah, Masyarakat Langkaplancar Pangandaran Deklarasi ‘Jaga Lembur’

20/05/2017 0 Comments
Apel Kebangsaan dan Istighotsah, Masyarakat Langkaplancar Pangandaran Deklarasi ‘Jaga Lembur’

Deklarasi masyarakat peduli Langkaplancar dalam acara apel kebangsaan dan istighotsah di Lapang Desa Bangunjaya. Foto: Aceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ratusan warga yang tergabung dalam masyarakat peduli Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dari berbagai unsur menggelar apel kebangsaan dan istighotsah di Lapang Desa Bangunjaya, Sabtu (20/05/2017).

Anton Rahanto, panitia penyelenggara, mengatakan, dalam momen kebangkitan nasional tersebut dirinya bersama masyarakat sengaja menggelar apel kebangsaan dan istighotsah dengan harapan membuat wilayah Langkaplancar lebih maju, aman, nyaman dan bermartabat.

“Tentunya dengan kegiatan ini dapat memperkokoh tali silaturahmi dan semangat kebangsaan guna mendorong terciptanya masyarakat yang aman, kondusif dan bermartabat. Kami sangat mengapresiasi kepada OKP maupun Ormas yang ada di Langkaplancar yang mendukung acara ini. Mudah-mudahan semangat menjaga bangsa ini terus digelorakan masyarakat,” katanya kepada HR Online.

Selain acara apel dan istighotsah, kata Anton, masyarakat Langkaplancar menyepakati beberapa poin penting yang mana demi mewujudkan kondusifitas, kemanan serta kenyamanan demi keberlanjutan pembangunan dalam bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia.

Adapun isi deklarasi yang dinyatakan masyarakat peduli Langkaplancar, lanjut Anton, berisi:

  1. Menolak paham dan gerakan radikalisme yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dalam bentuk apapun di Langkaplancar.
  2. Menolak intervensi, intimidasi dan pemerasan dalam bentuk apapun di wilayah Kecamatan Langkaplancar.
  3. Menolak hadirnya pasar modern berbasis frenchise dan lebih mendukung pusat perekonomian masyarakat pasar tradisional.
  4. Menolak semua bentuk ekploitasi dan ekplorasi sumber daya alam yang tidak berwawasan lingkungan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan sosial.
  5. Mendukung penuh upaya penyelamatan situs budaya sebagai salah satu warisan sejarah.

“Intinya kami akan selalu mengawal, menjaga dan melaksanakan deklarasi ini yang mana tiada lain demi Langkaplancar,” pungkasnya. (Aceng/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!