Dasar Irigasi Amblas, Ribuan Hektar Sawah di Lakbok dan Purwadadi Ciamis Terancam

03/05/2017 0 Comments
Dasar Irigasi Amblas, Ribuan Hektar Sawah di Lakbok dan Purwadadi Ciamis Terancam

Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Lakbok saat meninjau lokasi amblasnya dasar irigasi di BPH 2 Lakbok Utara. Foto: Muhafid/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Meski kondisi cuaca masih masuk musim penghujan, ribuan hektar sawah yang berada di wilayah Kecamatan Lakbok dan sebagian Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis justru kekurangan air. Pasalnya, dasar saluran irigasi yang berada di kawasan Pondokhuni BPH 2 Lakbok Utara yang terletak di Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar mengalami amblas.

Akibatnya, air kiriman dari irigasi wilayah Doboku Kota Banjar terhenti di lokasi amblas yang berdampak ribuan sawah tidak mendapatkan pasokan air.

Kondisi dasar irigasi yang mengalami amblas. Foto: Muhafid/HR

Hirzuddin, pendamping desa di wilayah Lakbok, mengatakan, kejadian amblasnya dasar irigasi tersebut terjadi pada Jum’at (28/04/2017) lalu. Warga, awalnya belum mengetahui penyebab pasokan air ke sawah mereka terus berkurang. Namun, setelah ditelusuri, di jalur irigasi terdapat dasar irigasi yang amblas.

“Akhirnya hal ini langsung disampaikan ke pihak desa agar masalah tersebut bisa secepatnya diselesaikan. Pasalnya, para petani saat ini tengah dituntut untuk mempercepat tanam,” katanya kepada HR Online, Rabu (03/05/2017).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Kalapasawit, Taryan, bersama Kepala Desa Sukanagara, Desa Kertajaya serta perwakilan Desa Sukamulya dan Desa Karangpaningal Kecamatan Purwadadi mengaku sudah meninjau lokasi kejadian amblasnya dasar irigasi. Guna mempercepat penanganan, dirinya bersama desa lain langsung mendatangai Kantor BBWS Citanduy.

“Kami langsung ke Kantor BBWS Citanduy karena ini ranah mereka. Namun, sayangnya responna kurang bagus dan kami tidak membawa hasil yang memuaskan. Sebab, pihak BBWS Citanduy akan melakukan musyawarah terlebih dahulu. Bagi kami ini aneh, keadaan sudah darurat kok malah musyarah dulu. Paling hasil musyawarahnya nanti satu bulan lagi,” ketusnya saat diwawancarai HR Online.

Selebaran yang disampaikan Pemdes di Kecamatan Lakbok kepada para petani soal pasokan air dihentikan sementara lantaran dasar irigasi amblas. Foto: Muhafid/HR

Taryan menambahkan, bila pihak BBWS Citanduy tidak segera melakukan penanganan, maka pihaknya bersama desa terdampak lainnya yang terhitung sekitar 6 desa dari dua kecamatan akan melakukan patungan untuk memperbaikinya.

“Ini harus segera ditangani. Kalau tidak, pastinya para petani akan kelimpungan dan kami sebagai pemerintah harus bisa membantu kekhawatiran masyarakat,” tutupnya. (Muhafid/R6/HR Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!