Kembangkan Usaha Koperasi & UMKM, Pemkot Banjar Wacanakan Pendirian UKM Mart

06/05/2017 0 Comments
Kembangkan Usaha Koperasi & UMKM, Pemkot Banjar Wacanakan Pendirian UKM Mart

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Banjar, Neneng Widya Hastuti. Foto: Dokumen HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, terus berupaya mencari cara untuk mengembangkan usaha Koperasi dan UMKM yang ada di wilayahnya. Salah satu yang sedang menjadi inovasinya yaitu mewacanakan pendirian UKM Mart.

Wacana tersebut mendapat dukungan dan respon yang baik dari para pelaku UMKM di Kota Banjar. Hal itu terlihat saat 25 pelaku UMKM melakukan pembentukan pengurus Koperasi IUMKM Patroman Mandiri, bertempat di Aula Dinas Koperasi, Jum’at (28/04/2017). Koperasi tersebut nantinya untuk mewadahi UKM Mart yang rencananya akan didirikan.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Banjar, Neneng Widya Hastuti, mengatakan, UKM Mart adalah toko ritel modern berbasis koperasi. Maka suatu keharusan dibentuk koperasi untuk mewadahinya.

“Semoga saja setelah dibentuknya koperasi ini, sambil berjalan dan prosesnya bertahap, maka apa yang menjadi harapan semua, yaitu keinginan miliki UKM Mart, bisa terealisasi,” katanya.

Lebih lanjut Neneng menjelaskan, bahwa kepengurusan Koperasi IUMKM yang sudah terbentuk, akan dimulai dengan mengurus legalitas perizinan koperasinya berdasar jenis koperasi yang disepakati. Termasuk membuka kesempatan bagi UMKM lainnya untuk ikut bergabung menjadi keanggotaan. Selain itu, pihaknya pun mendorong semua UMKM maju dan berdaya dalam wadah koperasi.

Atas terbentuknya Koperasi IUMKM ini, pihak dinasnya juga akan berkoordinasi dengan Walikota Banjar, sekaligus meminta petunjuk terkait kebutuhan lahan atau bangunan untuk UKM Mart.

Neneng menyakini, walikota akan memperhatikan keinginan IUMKM tersebut. Karena, selain bertujuan untuk penguatan dan pemberdayaan, adanya UKM Mart juga sebagai sentra hasil produk IUMKM Kota Banjar.

“Selama ini agak susah juga produk IUMKM itu masuk di toko ritel modern, jika salah satunya belum dilengkapi PIRT,” terangnya.

Neneng juga menjelaskan, bahwa hal lain dari keberadaan UKM Mart berpotensi pula membangun jaringan bisnis antar UMKM. Jadi intinya, upaya peningkatan kapasitas usaha pada UKM Mart dengan tagline koperasi merupakan respon, sekaligus upaya menghadapi dan menanggapi permasalahan bisnis ritel yang menjamur di Kota Banjar ini. (Nanks/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!