Kemenag Pangandaran Gelar Pelatihan dan Pendidikan Teknologi Informasi Guru MI

10/05/2017 0 Comments
Kemenag Pangandaran Gelar Pelatihan dan Pendidikan Teknologi Informasi Guru MI

Guru MI se Kabupaten Pangandaran saat mengikuti pendidikan dan pelatihan teknologi informatika. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran menegaskan melalui pendidikan dan pelatihan bagi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) soal teknologi informatika sebagai bahan pengembangan sekolah madrasah berbasis multimedia diharapkan mampu mendorong tenaga pendidik untuk mampu mengolah media informasi seperti halnya blog maupun web di sekolahnya masing-masing.

Kepala Kantor Kementrian Kabupaten Pangandaran, H. Eep Nuhyana, mengatakan, para pendidik di lingkup Kemenag Pangandaran diharapkan mampu melek informasi guna setiap madrasah bisa mendapat prestasi.

“Mereka harus bisa membuat blog atau web untuk mempromosikan sekolah. Jadi, untuk mengakses informasi sekolah cukup buka saja blog sekolah tersebut. Apalagi kalau sekolah tersebut memiliki prestasi, cukup diunggah di blog atau di webnya masing-masing,” katanya kepada Koran HR, Sabtu (06/05/2017) lalu.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu program dari Bapusdiklat Provinsi Jawa Barat berikut anggarannya. Sementara Kemenag Pangandaran hanya sebagai fasilitator untuk mengikutsertakan 30 orang perwakilan guru MI se Kabupaten Pangandaran.

Sementara itu, Kepala Balai Diklat Bandung, Susari, mengatakan, pihaknya berharap guru MI dapat mengerti dan bisa menggunakan multimedia dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah. Sedangkan bagi guru yang sudah mengerti diharapkan mentransferkan ilmunya kepada guru yang lain.

“Guru MI harus mampu menguasai Teknologi Informatika seperti penggunaan multimedia dalam menunjang pembelajarannya. Sehingga, mereka tidak ketinggalan,” katanya.

Masih menurutnya, teknologi informasi sangat menunjang pembelajaran maupun dapat menggunakannya sebagai wahana, sarana serta prasarana dalam memajukan sekolahnya seperti aktif memanfaatkan multimedia maupun media sosial.

“Sekarang zamannya teknologi. Ketika guru MI bisa menguasai ilmu tersebut, maka kemajuan dunia akan bisa digenggamnya,” pungkasnya.

Sedangkan menurut Ketua Peserta Diklat, Ruslan, mengatakan, dirinya mengapresiasi pelatihan  melek media informasi tersebut. Sebab, sangat menunjang kemajuan sekolah maupun gurunya. Sehingga, kemampuan untuk menyerap pengetahuan serta teknologi sangat mudah.

“Saya lihat masih banyak guru madrasah minim wawasan multimedia. Alhamdulillah melalui diklat ini mereka jadi paham bagaimana cara menggunakannya dan mereka tahu pentingnya tekonologi informasi untuk kemajuan sekolah,” ucapnya.

Ke depan, kata dia, diharapkan ada secamam pelatihan terkait jurnalistik guna memberikan wawasan lanjutan soal pembuatan naskah konten yang diisi pada blog atau web mereka.

“Harapannya, mereka bisa menggunakan cara bagaimana memaksimalkan media online yang bermanfaat sebagai sarana penunjang sekolah,” tutupnya. (Mad/R6/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!