Keracunan Massal di Rajadesa, Dinkes Ciamis Ambil Sampel Makanan Buat Diteliti

06/05/2017 0 Comments
Keracunan Massal di Rajadesa, Dinkes Ciamis Ambil Sampel Makanan Buat Diteliti

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Paska insiden keracunan masal akibat makanan yang terjadi pada acara rewahan yang digelar di Dusun Cukupa, RT 02 RW 11, Desa Andapraja, Kecamatan Rajadesa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis langsung mengambil sampel makanan untuk diteliti.

Kepala Bidang P2PL Dinkes Ciamis, Dr. Yoyo, ketika ditemui Koran HR, Selasa (02/05/2017) lalu, mengatakan, saat ini pihaknya baru bisa membawa sampel makanan yang disinyalir telah meracuni warga Desa Andapraja tersebut.

“Bagian kesehatan lingkungan (kesling) kami turun langsung untuk membawa sampel makanan yang diduga ada racunnya, seperti pada daging ayam yang dihidangkan pada acara tersebut,” ungkapnya.

Yoyo menuturkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait racun apa yang terdapat dalam makanan tersebut. Pasalnya, sampel makanan itu harus dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Lebih lanjut, Yoyo mengungkapkan, karena Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Ciamis  belum memiliki alat untuk meneliti racun, maka sampel makanan tersebut harus dikirim ke Laboratorium di Bandung.

Dari laporan yang diterima pihaknya, Yoyo menyebutkan, sekitar 18 orang mengalami keracunan makanan pada acara rewahan salah seorang warga. Korban yang mengalami muntah-muntah dan pusing kemudian dibawa langsung ke Puskesmas terdekat.

Menurut Yoyo, dari total 18 korban, tujuh korban terpaksa dirujuk ke Puskesmas Rancah untuk mendapatkan penanganan intensif. Ketujuh orang itu antaralain,  Hopi (11), Dika (2), Danis (1,5), Maesaroh (58 tahun)  dan Tono (37).

“Setelah mendapatkan pertolongan secara intensif oleh petugas kesehatan, seluruh korban sudah bisa ditangani dengan baik dan sembuh kembali. Sehingga mereka bisa pulang,” jelasnya.

Untuk mengetahui hasil lebih lanjut, Yoyo menambahkan, pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan uji laboratorium dari Bandung terhadap sampel hidangan yang sudah dikirimkan sebelumnya. (Es/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!