Mengadu Nasib di Pantai Pangandaran

25/05/2017 0 Comments
Mengadu Nasib di Pantai Pangandaran

Salah satu wisatawan saat membeli jajanan di sekitaran Pantai Pangandaran. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Mendapatkan penghasilan dari pekerjaan untuk mempertahankan hidup keluarga sudah lumrah dilakukan oleh orang dari berbagai latar belakang. Bahkan, sebagian dari mereka rela berjibaku keluar daerah untuk mendapatkan hasil yang dianggap lebih menguntungkan.

Seperti halnya di kawasan wisata Pantai Pangandaran, sejumlah pedagang asongan rela datang ke Pangandaran hanya untuk menawarkan dagangannya kepada wisatawan.

Udin Kurnia, warga Garut, mengatakan, dirinya mengadukan nasib di Pangandaran dengan berjualan bakso cuangki yang sudah dilakoninya sejak 11 tahun terakhir.

“Kalau bukan untuk menghidupi keluarga buat apa lagi. Meski harus rela lelah, namun yang paling penting cara mendapatkan rezekinya halal,” kata pria yang memiliki dua anak tersebut kepada HR Online, Rabu (24/05/2017).

Ia menambahkan, dari hasil jerih payahnya, ia mendapatkan keuntungan tiap hari biasa hanya mencapai Rp. 100 ribu perhari. Namun pada musim libur biasanya mendapatkan hingga Rp. 300 ribu tiap hari.

“Menurut saya sih lumayan untungnya buat jajan anak dan membeli kebutuhan dapur di rumah,” katanya.

Sementara itu, Siti Hasanah, pedagang asongan, mengaku menjalankan aktifitas mengasong sudah sejak 5 tahun lalu di kawasan wisata Pantai Pangandaran. Berjualan kopi seduh serta kebutuhan instan wisatawan, ia kerap berjualan hingga larut malam.

“Kalau untung paling hanya sampai Rp. 75 ribu perhari. Jika kondisinya ramai pasti keuntungan juga meningkat hingga Rp. 100 ribu sampai Rp. 250 ribu,” katanya. (Ntang/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!